Baca Rules Sisi Kiri Dengan Cermat

Baca Rules Sisi Kiri Dengan Cermat

Thursday, August 9, 2012

Yuk pasang Bird-Feeder agar burung liar mampir kerumah kita


Dalam dua-tiga hari terakhir ini ketika sudah bisa punya kesempatan keluar rumah lebih nyaman, akhirnya keluyuran di pasar burung jalan Barito. Pelan pelan saja, bawa mobil dihari libur yg praktis lebih nyaman karena jalanan dikota sepi dan tanpa kemacetan berarti. Disana celingukan cari makanan burung yg dijual kiloan. Makanan murah sebetulnya, gak mahal spt makanan burung kemasan.

Setahun terakhir dirumah ini sudah tidak dipasang lagi sumber pakan buat burung liar yg berterbangan diatas langit rumah. Dulu pakan burung itu sukanya digantung dipohon samping dan depan, atau dekat atap. Rasanya kok sayang jika kebiasaan itu tidak dilanjutkan. Gak rugi juga kok jika burung mau mampir kemari dan melahap pakan biji bijian yg disediakan disatu wadah khusus pakan burung (bird feeder). Jika burung mau mampir kemari, maka itu  bagus karena "hadiahnya" rumah ini akan mendapatkan kicauan gratis dari mereka yg ramai berebut makanan disekitar rumah.

Konsep rumah yg dipasang alat bird feeder lazim dijalankan oleh pendudukdibeberapa negara. Entah ya kalo disini, mungkin gak populer amat karena orang kita lebih suka memelihara burung dalam sangkar, entah itu burung hasil tangkaran atau burung liar yg ditangkap. Kita memang gak terbiasa dengan kultur memberi makan burung liar dialam lepas memakai alat bird feeder. Cara memakai bird feeder ini sederhana saja. Pakan burung itu diletakan dalam satu housing khusus yg menampung biji bijian makanan alaminya dalam sebuah tabung memanjang atau kotak persegi yg didasarnya ada lubang kecil, semuanya ditampung dalam mangkok kecil. Pakan biji yg dimakan oleh belasan burung didalam mangkok akan berkurang bertahap, dan ketika habis maka otomatis cadangan pakan didalam tabung diatasnya akan terdesak turun kebawah keluar dari lubang itu lagi, dan mangkok akan terisi pakan lagi dengan sendirinya. Kerjanya memang otomatis. Tidak perlu repot ditekan ini itu dengan tombol buka tutup.

Alat ini bisa digantung bebas disekitar rumah, atau dipepohonan yg ada disini. Posisi terbaik adalah digantung dipohon yg berhadapan langsung dengan jendela, shg kita bisa secara rahasia mengamati aktifitas mereka dalam jarak sangat dekat tanpa mereka sadari., kayak mengintip gitulah. Setelah bird feeder terpasang dan burung mulai hapal disana ada makanan gratis, maka siap siaplah dengan kejutan burung apa saja yg akan datang mampir. Ternyata bukan cuma dominasi burung kota spt emprit atau burung gereja (sparrow), tapi bisa juga jenis lain tidak terduga spt cucak rawa, kepodang, nuri hijau, merbah curukcuk, kutilang, muraibatu, perkutut, prenjak, manyar , dll. Birdwatching bisa dilakukan dari jendela rumah ternyata, gak usah pergi jauh kedesa  :-)

Asiknya memasang alat bird feeder bukan cuma mendengar kicauan burung, tapi juga membuat kita bisa memotret aktifitas burung dengan lebih intense, sangat dekat dan cukup dari balik gorden jendela saja. Nah ini memang bagian yg paling mengasikan. Buat yg suka motret, memotret satwa burung akan memberikan satu kegiatan yg menyenangkan. Burung bukan binatang yg mudah difoto, dan ketika berhasil bagus maka rasa senangnya bisa selangit.

Pertama, burung biasanya bentuknya kecil, hanya sekepalan manusia dewasa atau lebih kecil dari itu. Jadi memotret ini secara fakta gak bisa dilakukan dalam jarak 20m (burung takut lihat manusia), malahan bisa 100m lebih, ini artinya butuh kekuatan lensa tele diatas 500mm (dan harga lensa ini luarbiasa mahalnya kan). Nah dengan memasang bird feeder diposisi yg paling tepat yakni dekat jendela, maka kita bisa dengan santai mengamati keriuhan burung makan disana tanpa mereka sadari dalam jarak yg sangat dekat yakni 10 m an saja. Artinya dengan jarak segitu, maka kita akan mendapatkan foto burung yg lumayan besar dalam frame. Pakai poket juga bisa tuh.

Kedua. Burung adalah hewan yg sangat lincah. Luarbiasa lincah. Kesabaran menunggu burung dan memainkan focus ketika membidik mereka, akan melatih instink jemari kita memainkan focus. Jika kalian serius suka foto, maka kalian harus mencoba memotret burung. Sungguh, sangat sulit memotret mereka. Gerakannya lincah, tubuhnya sangat kecil, lompat lompat terus, lalu pemakaian tele yg super jauh (ruang ketajaman sangat sempit), maka semua itu memang membutuhkan latihan terus menerus menghadapi gerakan hewan liar. Fotografer yg jago adalah mereka yg punya kecepatan reaksi yg baik, termasuk soal focusingnya. Dan tanpa latihan, maka gak bakalan bisa sampai kapanpun.

Satu yg disayangkan, bahwa mencari bird feeder dijual ditoko bebas termasuk susah. Dulu masih ada yg jual, skr kok hilang sama sekali. Di pets shop juga gak ada yg jual ini diwilayah jaksel, entah ya jika di Jakpus sana. Jika mau memasang ini bisa memakai alat pakan ternak ayam yg dijual disemua toko penjual makanan burung. Bentuknya tabung bulat putih susu dan mangkok bawahnya merah. Nah itu bisa dipakai buat memberi makan burung liar dengan cara digantungkan dibeberapa lokasi.  Saya sendiri bermimpi, Gubernur DKI dan pamongnya mendorong tiap RT di Jakarta mau menggantungkan bird feeder minimal satu buah untuk pakan dan satu lagi untuk minum dirumah masing masing, shg populasi burung kian marak dikota ini. Sayang cuma mimpi, pemkot kurang antusias dengan ide "lingkungan hijau", lebih asik berkutat dengan infrastruktur raksasa lainnya.  *** hsgautama.blogspot.com

http://hsgautama.blogspot.com/search/label/A-SALE


Pakan burung

1 comment:

PERHATIAN :::::::::::
* Komentar soal isi blog ini saja. Promo dilarang disini, maaf.
* Jika kalian penipu online, fake onlineshop jangan harap bisa posting disini. Blog ini tidak dipakai buat numpang aksi penipuan oleh pihak lain. Cari makan halal sana dan jangan menipu.
* NO offensive item, NO haters gak jelas, NO Violence, NO SARA, NO Seks item whatsoeva, NO Judi online, NO drugs, NO Alcohol.

Pedagang Antik dan Barang Jadoel

10 Tahun Dagang Online

10 Tahun Dagang Online

Join Grup Pemancing Fesbuk "Pasarikan", klik foto banner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...