Pedagang Antik dan Barang Jadoel

Baca Rules Sisi Kiri Sebelum Membeli

Baca Rules Sisi Kiri Sebelum Membeli

Testimonial Seller

Sunday, April 13, 2014

Keris modern garapan alus

Pamor Lar Gangsir
Banyak alasan kenapa orang memilih keris modern kamardikan dibanding keris tua.
Alasan pertama adalah keutuhan bentuk fisik keris modern biasanya masih sangat istimewa dan bagus. Dibuat oleh mpu modern dia jelas lebih utuh rapih, tidak ada gripis karat. Mpu modern juga sudah mempunyai peralatan modern unggul sehingga garapannya tentu akan beda dengan keris sepuh misal dari era 300 tahun silam. Mpu modern juga mempunya kreasi seni yang berbeda sehingga banyak garapan mereka keluar gaya baru yang unik tidak ada duanya. Ada pula gaya pakem lama dikeluarkan lagi khususnya pamor atau pakem yang dikeris sepuh amat langka, dibuat kembali untuk alasan romantisme atau pelestarian reborn pakem tua yang dulunya pernah ada tapi sangat sedikit populasinya.

Alasan kedua sangat pribadi, keris modern dianggap tidak "menakutkan" dari sisi isoterinya. "Hawa" keris tua sering terasa menakutkan karena dianggap bertuah dan membawa jin atau lainnya, dikeris modern relatif bisa disebut tidak ada hal tersebut khususnya keris modern kamardikan yang digarap massal (bukan garapan khusus sesuai tatacara pakem tua). Buat sebagain user, ada yang memang tidak suka membawa keris yang dianggap keramat karena alasan keyakinan, takut memberi efek buruk kedirinya dstnya. Jadi disini adalah pilihan pribadi.

Keris adalah identitas budaya. Ada satu teman yang lebih muda usianya merasa dia harus punya satu keris karena dia merasa "bukan orang jawa asli" jika gak ada keris. Alasan lain adalah jika dia dijadikan panita acara nikahan saudara memakai pakaian adat maka dia merasa culun jika memakai keris dari rental pakaian adat karena isi keris rental itu hanyalah sebuah seng murahan yang sangat jelek.
Budaya kita memang mengajarkan kita mempunyai beban sosial tambahan yakni bila saudara menikah dan kita ditunjuk hidung menjadi pantianya maka idealnya harus ada perangkat adat yang dimiliki salah satunya keris itu. Kepala keluarga, seorang pria, harus mempunyai keris karena ini bukan untuk diri sendiri tapi karena juga dipakai untuk menempatkan fungsi sosial kita dalam silaturahim dengan pihak lain  **** hsgautama.blogspot.com

http://kongsi8.blogspot.com/

Pamor Gangeng Kanyut dan Korowelang




Saturday, April 5, 2014

Mengunjungi TPST Mulyoagung Dau Malang dengan tim CEC4 British Council

Kalian pasti bosan sebosan nya mendengar kata "pengolahan sampah penduduk, recycling" dstnya. Tapi tunggu dulu, coba datang ke TPST Mulyoagung di daerah Dau, Malang menuju Batu, mungkin kalian akan berubah pikiran banyak tentang bagaimana enaknya mengelola sampah.
TPST Mulyoagung adalah sentra pengolahan sampah penduduk disekitar Dau yang dijalankan secara swadaya. Mereka gak butuh bantuan dana propinsi Jatim untuk membersihkan dan membuat sehat lingkungan desanya. Bermula karena mereka bosan melihat kotornya ekses sampah dikampung mereka dan merasa merana melihat daerah sungai brantas dijadikan lokasi pembuangan sampah, maka dirintis usaha yg baru saja  berjalan 3 tahun ini untuk mengelola sampah. Dan hasilnya sungguh efektif. Karena sangat efisien itu mereka seakan menjadi sekolah pengelolaan sampah swadaya paling agresif saat ini diwilayah Jatim. Sudah puluhan utusan daerah propinsi, kotamadya, kabupaten, ormas lain diseluruh Indonesia datang kesana untuk belajar mengelola sampah (sayang parpol gak ada sama sekali hiks). Alhasil bukan cuma kampung mereka sehat, tapi juga sepanjang DAS Sungai Brantas ikut sehat dan berkurang beban sampai sekian puluh meter kubik per bulannya akibat tumpahan sampah bau disungai yang mengalir sampai ratusan kilometer kehilirnya. Hasilnya dinikmati oleh banyak orang.

TPST Mulyoagung menjadi salah satu komunitas entrepreneur yang dipilih oleh British Council indonesia melalui program CEC gelombang ke 4 (lihat link dibawah). TPST Mulyoagung adalah salah satu contoh bagus bagaimana start up bisnis dijalankan komunitas memberikan hasil ekonomi yang konkret dan juga hasilnya dikembalikan lagi kepada masyarakat. Komunitas ini juga dibuat film dokumenter pendeknya oleh dua org mahasiswi cantik anak didik saya, Dhanyar dan Mayang yang mengikuti kompetisi film dibawah British Council. Sebagai mentor pendamping yang diminta British Council, saya mengikuti mereka bekerja taping di TPST Mulyoagung, hasil film dokumenter mereka akan ditayangkan bersama beberapa dokumenter dari para finalis komunitas terpilih dari seluruh indonesia lainnya dalam waktu dekat. Tahun sebelumnya film dokumenter komunitas entrepreneur ditayangkan di bioskop Blitz, salah satu tim dari Makasar menjadi anak didik saya berhasil keluar sebagai juara dalam kompetisi di British Council waktu itu saat membuat dokumenter tentang komunitas Brenjonk di Jatim. Saya berharap kali ini mereka Mayang dan Dhanyar bisa merebut tiket juara dipembuatan film dokumenter di CEC 4, atau berharap muluk semoga komunitas TPST Mulyoagung berhasil keluar sebagai juara. Memang gak ringan, penilaiannya berat dan jurinya termasuk hebat dibidangnya, bahkan konon katanya penilaian komunitas sosial entrepreneur ini sampai juga ke tim juri di Inggris dan ditentukan oleh Pangeran Charles, jika sampai menang tentu rasanya sejuta, melebihi hadiah itu sendiri-laah *** hsgautama.blogspot.com


http://www.britishcouncil.or.id/en/programmes/society/social-entrepreneurs/community-entrepreneurs-challenge
http://news.britishcouncil.or.id/tags/cec/
http://www.britishcouncil.or.id/en
https://www.facebook.com/britishcouncil

Link TPST Mulyoagung:
https://www.facebook.com/tpst.bersatu
http://tpst-mulyoagungbersatu.blogspot.com/







Friday, April 4, 2014

Jangan Percaya Dititipkan Barang Saat Wisata

Salah satu pelajaran penting dalam traveling adalah: JANGAN PERCAYA orang asing diperjalanan.
Kita harus bisa menolak org asing dan jangan pernah mau dititipkan tas atau makanan minuman dari org asing didalam bis atau airport bisa saja isinya adalah narkotika, dan jangan mau ditawarkan minuman atau makanan karena bisa jadi sudah dikasih obat tidur sangat kuat. Biarpun itu nenek nenek tua, bisa jadi itu jebakan dan membuat kita kena masalah pidana sangat serius. Dan harap ingat beberapa negara memberlakukan hukuman mati kepada penyelundup narkoba.

Narkotika didalam botol air mineral yang dari luar tampak biasa saja

Tuesday, April 1, 2014

Tragedi MH370 bercermin dari kasus yang ditutupi dikecelakaan Silk Air 185 di Sungai Musi Palembang

Tulisan ini layak dibaca karena sebagai manusia modern kita sulit menampik berpergian dengan pesawat besar. Dan ketika memahami ini maka kita pun sudah tahu akan berhadapan dengan apa termasuk konspirasi politik busuk yang mungkin ada.

Etika dan kepentingan bisnis produsen pembuat pesawat sering harus diutamakan, dan inilah yang membuat pengumuman akibat kecelakaan dihasil akhirnya yg dilempar kepublik akan diplintir atau dibatasi. Jika membaca kalimat terakhir dipenutup tulisan ini, kita akan terhenyak betapa menjijikan etika bisnis macam begini harus ditukar dengan puluhan nyawa manusia didalam pesawat, jika memang itu terjadi. Shame.

Kasihan keluarga pilot yg dituduh dengan entengnya sbg tindakan bunuh diri. Mereka dicaci maki seluruh dunia untuk satu sebab yg spekulatif, ceroboh, atau demi kepentingan politik bisnis yg menjijikan. Semoga keluarga pilot dan keluarga korban lainnya bisa bersabar dan tabah.

** Buat yg gak kenal siapa alm Prof Diran, mantan ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), seorang ahli dirgantara dg reputasi hebat dari ITB
http://www.itb.ac.id/news/4009.xhtml

=======

http://www.aerospaceitb.org/?p=395
http://news.detik.com/read/2014/03/27/110338/2538225/10/1/tragedi-silkair-sebuah-cerita-yang-tak-terungkap-dari-sungai-musi


Tragedi SilkAir, Sebuah Cerita yang Tak Terungkap dari Sungai Musi
Fajar Pratama - detikNews

Jakarta - Ketika muncul spekulasi pilot Malaysia Airlines MH370 bunuh diri, banyak media yang kemudian mengingatkan kepada tragedi SilkAir 185 pada tahun 1997. Boeing 737-300 yang mengangkut 97 penumpang dan 7 awak kabin ini terjun bebas ke Sungai Musi, Palembang, Sumsel.
Seluruh penumpang dan awak kabin pesawat rute Jakarta-Singapura itu tewas. Tak lama kotak hitam ditemukan, dan dibawa ke AS. Otoritas AS mengumumkan bahwa kecelakaan terjadi karena pilot bunuh diri.

Namun tulisan almarhum Prof Oetarjo Diran, mantan ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), yang berjudul SilkAir 185: The Untold Story yang dimuat di http://www.aerospaceitb.org/?p=395  , memuat cerita lain soal penyebab kecelakaan. Diran yang terlibat dalam investigasi menilai kecelakaan itu ada kaitannya dengan kondisi pesawat Boeing 737-300 itu, dia tak menyebut sama sekali tentang indikasi bunuh diri.

"B737 mengalami kegagalan rudder PCU yang mengakibatkan terkuncinya rudder (rudder lock), sehingga pesawat masuk dalam terjun bebas dengan trajektori spiral sampai menabrak perairan Musi," kata Prof Diran dalam tulisannya yang dimuat di laman Aerospaceitb pada 9 Agustus 2011 dan dikutip detikcom, Kamis (27/3/2014).

Berikut tulisan lengkap Prof Diran tentang SilkAir The Untold Story:

---------------------

SilkAir 185: The Untold Story
August 9th, 2011 yudhanto

Oleh Prof. Oetarjo Diran

Prolog

SilkAir Penerbangan 185 adalah layanan penerbangan komersial rutin maskapai penerbangan SilkAir dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, Indonesia ke Bandara Changi, Singapura. Pada tanggal 19 Desember 1997, sekitar pukul 16:13 WIB, pesawat Boeing 737-300 yang melayani rute ini mengalami kecelakaan jatuh di atas Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan. Seluruh 104 orang yang ada di dalamnya (97 penumpang dan 7 awak kabin) tewas, termasuk pilot Tsu Way Ming dari Singapura dan kopilot Duncan Ward dari Selandia Baru [Wikipedia].

Menurut teori atau dugaan, penyebab kecelakaan pesawat adalah aksi bunuh diri sang pilot. Benarkah?

The Untold Story

Saya ingin memberikan secuplik untold information tentang investigasi pesawat SilkAir.

Investigasi lapangan kami rasakan cukup sulit karena pesawat jatuh ke dalam air Sungai Musi dengan kecepatan tinggi dan daya maksimum (full power). Pesawat hancur berkeping-keping dengan rata-rata kepingan berdimensi sekitar 50×50 cm², kecuali beberapa bagian seperti roda pendarat, mesin, dan lainnya. Kami juga tidak menemukan bagian tubuh manusia yang besar: yang terbesar adalah seukuran bahu, dan yang terkecil adalah ujung jari. Bagian itu sulit untuk diidentifikasi.

Team Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tiba di lokasi sekitar tiga jam setelah kejadian. Kami menumpang pesawat kalibrasi Dirjen Perhubungan Udara. Kami tiba di lokasi menjelang Maghrib. Namun, tidak banyak yang dapat kami dilakukan kecuali mempersiapkan tim lapangan dan peralatan-peralatan menyelam. Kami juga mencari informasi dari penduduk desa. Penduduk di pinggir sungai Musi menyatakan bahwa pesawat meraung-raung kemudian jatuh ke dalam sungai.

Pukul 18:00 KNKT menerima telepon langsung dari tim penelitian kecelakaan pesawat udara Singapura yang dipimpin oleh Ho See Hai (chief investigator). Mereka minta izin untuk dapat segera datang melalui udara ke Palembang dengan tujuan membantu kami. Tim singapura ini dipimpin langsung Director General of Air Communication, Ministry of Transport Singapore. Mereka tiba sekitar pukul 01:00 dini hari dengan menggunakan dua Hercules dan satu Fokker F27 pengintai, dan dibekali perahu karet (rubber dinghy), peralatan selam, dan lainnya.

Keesokan harinya Singapura mengirimkan dua helikopter pencari. Tim Singapura hampir 90% adalah militer dari Royal Singaporean Defense Forces. Mereka tidak menginap di hotel tetapi mendirikan tenda-tenda untuk personilnya; yang tidur di hotel adalah yang dari sipil.

Pagi hari itu saya mendapat panggilan darurat dari Panglima TNI-AL yang membawahi wilayah itu. Di lokasi, beliau langsung memarahi saya (sambil tersenyum). Beliau bilang: “Siapa anda, berani-berani memasukkan anggota militer luar negeri ke daerah militer NKRI??” Beliau tersenyum karena ada banyak perwira TNI-AD dan AL di belakangnya.

Saya hanya bilang bahwa saya harus melakukan investigasi yang memerlukan peralatan canggih, dan memerlukan banyak tenaga. Kemudian, saya balik bertanya kepadanya: “Apa yang bapak akan lakukan dalam keadaan tertekan seperti ini?”

Pembicaraan kami pun terhenti, dan saya sarapan bersama dengan beliau dan staf. Beliau juga menyatakan akan membantu sepenuhnya dengan tambahan pasukan dan peralatan.

Sementara itu staf KNKT sudah tiba di tempat kejadian sekitar pukul 06:00. Sekembalinya dari tempat kejadian, saya melakukan rapat tim investigasi pertama untuk menentukan strategi pencarian fakta:

Investigasi menyelam ke dalam sungai dilakukan oleh Singaporean Naval Divers Team
Pencarian di darat (overland search) dilakukan oleh pasukan TNI-AD dan anggota KNKT
Beberapa helicopter TNI-AD dan pasukan dari Singapura bersama dengan Fokker F27 juga turut mencari fakta

Setelah melaksanakan strategi itu, pesawat SilkAir dapat kami temukan di kedalaman 8-12 meter. Dan, ternyata Overland Team juga menemukan kepingan-kepingan pesawat, antara lain rudder, yang terbuat dari komposit.

Rudder System di Boeing
Dua kotak hitam (black box) dapat ditemukan oleh tim Indonesia dan Singapura setelah beberapa hari menyelam. Kotak hitam itu ditemukan tengah hari. Yang menemukan adalah penyelam dari Indonesia. Dia tertawa lebar karena menerima menerima arloji Breitling pribadi milik Laksamana Rosyad Anwar yang sebelumnya berjanji akan memberikannya kepada siapa saja yang dapat menemukan kedua kotak hitam tersebut.

Sore hari setelah penemuan kotak hitam itu, saya berangkat ke Amerika Serikat dengan pesawat Singapore Airlines. Saya pergi tanpa visa. National Transportation Safety Board (NTSB) Amerika menjanjikan akan memberikan visa-on-arrival setibanya di New York. Saat itu musim salju di AS. Namun, baju yang saya bawa bukan baju musim dingin. Untungnya, Menteri Perhubungan RI memberikan sejumlah dollar sehingga saya dapat membeli jaket hangat, dan beberapa sweaters di Singapura.

Setibanya di New York, Ho See Hai dan saya diminta jangan turun dari pesawat, sampai semua penumpang keluar. Ternyata kita berdua dengan kedua kotak hitam diterbangkan ke kantor pusat NTSB di Washington, D.C. dengan pesawat Federal Bureau of Investigation. Kami tiba di sana kira-kira pukul 16:00. Dari sini, saya melihat ada indikasi pertama bahwa pemerintah AS sangat tertarik dengan kasus kecelakaan B737 ini.

Tiba di NTSB pusat, saya langsung membicarakan program pembukaan. Pembacaan kedua kotak hitam akan kita lakukan keesokan harinya. Kami bertemu dengan Dr Jim Hall (Ketua NTSB) dan stafnya untuk membicarakan rencana kerja selanjutnya. Waktu menunjukkan pukul 21:00.

Pagi harinya, sekitar jam 08:30, kami sudah ada di NTSB kembali, dan ternyata staf NTSB sudah membuka kedua kotak hitam tadi. Ini tidak sesuai dengan rencana yang disetujui bersama malam sebelumnya. Dari sini juga, saya melihat ada indikasi bahwa NTSB menganggap isi kotak hitam ini penting sekali. Setelah bertengkar mulut sebentar (karena NTSB sebagai lembaga negara di mana pembuat pesawat berada hanyalah berperan sebagai supporting team), dan mendengarkan argumentasi mereka, saya akhirnya menentukan bahwa kita dapat meneruskan investigasi.

Setelah pemeriksaan selanjutnya yang dilakukan staf laboratorium NTSB di bawah pengawasan saya dan Ho See Hai (sebagai supporting team member dari negara pemilik pesawat) mereka tidak menemukan data yang baik. Katanya: “No useful data. The tape was damaged by the waters of the river.”

Dua minggu lamanya staf NTSB mencoba untuk memperbaiki kondisi pita, namun akhirnya hanya bagaian-bagian tertentu yang masih dapat terbaca, baik informasi CVR (Cockpit Voice Recorder) maupun data FDR (Flight Data Recorder).

Ketika melakukan analisis kecelakaan di Jakarta bersama tim dari Singapura, USA, tim ahli dari ATSB (Australian Transportation Safety Bureau) dan Inggris sebagai penasihat (yang saya minta membantu waktu itu), diskusi hebat terjadi, dan tekanan NTSB yang mengarah pada penentuan bahwa Kapten Tsu Way Ming bunuh diri dengan menewaskan 104 orang.

Saya kemudian mengusulkan untuk melakukan flight simulation untuk membandingkan data sangat terbatas yang diperoleh dari CVR dan FDR (readings and transcripts). Dan dari simulasi yang dilakukan di NTSB (Washington), tim penerbang Indonesia, Singapura dan USA tidak menemukan fakta bahwa ada kemungkinan malfunction dari komponen pesawat dan/atau kegagalan struktur.

Belakangan diketahui bahwa simulasi tersebut ternyata tidak dilakukan dalam engineering flight simulator, namun simulator biasa yang tidak dapat diprogram untuk unusual and unnatural aircraft conditions (seperti upside-down flight, unattached flows, very high nose ups). Dus, simulasi untuk membandingkan flight path dan posisi pesawat dengan menggunakan data yang diperoleh (ditambah dengan radar plots dari radar Palembang) dianggap tidak punya kesimpulan, dan tidak dapat dijadikan bukti, dan akhirnya sekedar jadi fakta yang tidak berguna.

Beberapa hari sebelum laporan akhir KNKT akan disiarkan, saya menelpon Jim Hall. Saya mengatakan bahwa dalam waktu dekat Menteri Perhubungan Indonesia akan mengumumkan hasil investigasi kepada pihak-pihak yang terlibat.

Tepat satu hari sebelum laporan resmi KNKT disiarkan, ternyata NTSB mengumumkan laporan NTSB sendiri yang menyatakan bahwa pesawat SilkAir mengalami musibah karena Kapten Tsu Wai Ming bunuh diri dengan melakukan deep dive (terjun bebas) ke Sungai Musi. Sedangkan laporan resmi KNKT yang rencananya akan disiarkan keesokan harinya menyatakan bahwa data, informasi dan fakta tidak memungkinkan membuat kesimpulan apa pun tentang penyebab kecelakaan pesawat tadi.

Saya mengusulkan agar Menteri Perhubungan untuk menunda pengumuman resmi KNKT satu hari karena KNKT tidak ingin membuat kontroversi baru. Saya juga memberikan catatan bahwa seluruh laporan NTSB dijadikan lampiran pada laporan resmi KNKT agar khalayak umum mengetahui dan menilai sendiri argumentasi NTSB tadi.

Dengan kejadian tadi, tim investigasi SilkAir dari KNKT baru menyadari bahwa selama berbulan-bulan diskusi, berdebat, bertengkar di Jakarta, Singapura dan AS, pihak NTSB sama sekali tidak pernah memberikan informasi tentang terjadinya dua kecelakaan dan satu insiden yang dialami Boeing 737 sebelumnya. B737 mengalami kegagalan rudder PCU yang mengakibatkan terkuncinya rudder (rudder lock), sehingga pesawat masuk dalam terjun bebas dengan trajektori spiral sampai menabrak perairan Musi.

Sistem Rudder PCU di pesawat Boeing 737Â
(Sumber:Â  http://www.b737.org.uk/theruddersystem.htm  )


Ini adalah kesalahan KNKT karena tidak menemukan informasi tentang kedua kecelakaan Boeing 737 dan satu insiden yang telah terjadi di AS sebelumnya.

Pertanyaan yang juga penting apakah pihak NTSB sengaja menutup-nutupi kegagalan rudder PCU tersebut agar masyarakat tidak menuntut Boeing?

Ini mungkin karena sikap bisnis orang Amerika: “Don’t offer information if not asked. And if asked, tell the truth but not the whole”. Apapun alasan untuk tidak mengakui adanya track record yang tidak baik yang mengakibatkan puluhan awak penumpang tewas sangat mebahayakan tramsportasi. Pada saat kejadian, kurang lebih empat ribu pesawat tipe B737 terbang dan sekitar tiap 2 – 4 menit ada satu pergerakan pesawat di seluruh dunia. Catat pula bahwa pesawat Silkair yang nahas itu baru 12 bulan beroperasi. Bisakah terjadi salah desain, atau kesalahan manufaktur?

By the way, KNKT memeriksa catatan PCU unit sampai ke Parker-Hannifin manufacturing plant dan menemukan bahwa PCU Unit tersebut ternyata tidak lulus cek kualitas meskipun sudah diperbaiki sebelum dipasang di pesawat nahas tadi. Greed or bad ethics? I will not judge.

That is the untold story.

Friday, March 28, 2014

25 pola seni negosisasi meeting dibeberapa negara berbeda

Menarik, Richard D Lewis ahli linguistik yg menguasai 10 bahasa berbeda memberikan hasil penelitian dibeberapa bangsa dan negara berbeda lalu melihat bagaimana penduduk dinegara tsb ketika melakukan pembicaraan meeting dan negosiasi. Tiap negara dan suku bangsa ternyata mempunyai pola atau chart berbeda beda. Jika hal ini dipahami dengan baik maka meeting itu akan menghasilkan ujung akhir yang sesuai dengan harapan. Dan jika tidak paham maka ujungnya adalah kegagalan atau salah paham.

Untuk Indonesia... hhmmm, ujungnya meeting biasanya gak jelas, kabur, ambigu.

Sumber dari SINI.








Monday, March 24, 2014

Friday, March 14, 2014

Hijab or Muslim Veil ban law show a western hipocricy

The trophy of the dumbest government on earth should be hold on France because of the hijab ban law.

Here are some common points between a Hijabi Muslimah and a queen :

both are dressed modestly
a queen dresses modestly because it’s obligation for her to do so
a Hijabi Muslimah dresses modestly because she is obeying her Lord

both have high status
a queen’s status is raised the moment she inherits her title and crown
a Hijabi Muslimah’s status is raised the moment she puts her true crown (Hijab) to please her Lord

both should not shake hands with everyone
there are only certain people who can shake hands with Queen
a Hijabi Muslimah don’t shake hands with strange men (non mahram)

both are respected
they bow down in the presence of a queen
True Muslim men bow their heads forward and lower their gaze on the presence of Muslimah

Both are proud
a queen is proud with her bloodline
a Hijabi is proud to be a Muslimah

Both are important
A queen is important in creatures eyes
A Hijabi Muslimah, as an obedient servant of Allah, is important in her Creator's Eyes







Monday, March 10, 2014

Presiden Soekarno ternyata memperagakan freestyler pakai sepeda onthel

Soekarno sejatinya mmg manusia yang suka perhatian publik dan orang sekitarnya. Jadi ketika difoto ini terlihat dia tampak sedang mempertontonkan kemampuan stand still ala pemain pro freestyler diatas sepeda onthel tanpa kaki menyentuh tanah sudah bisa dimaklumi. Yang unik ada gaya freestyler ini ternyata dilakukan juga oleh presiden Soekarno dimasanya memakai sepeda onthel, jaman ini gaya seperti ini banyak ditemukan dikomunitas BMX. Kedua foto ini seperti diambil dilokasi yg sama dan moment yg sama karena semuanya tampak serupa.  *** hsgautama.blogspot.com

Foto: Charles Breijer



Sunday, March 9, 2014

SALE Paket GLUTERA GLUTATHIONE raja anti oxidant

GLUTERA atau GLUTATHIONE adalah RAJA anti oxidant diklaim terbaik saat ini dipasaran mengalahkan produk sejenis lainnya. Dia unggul secara cepat  memperbaiki metabolisme tubuh yg rusak akibat polusi dan pola hidup tidak sehat, meregenerasi sel rusak, dan anti radical bebas.

GLUTERA hanya dijual melalui jaringan MLM yang teregistrasi secara sah dalam database server induk mereka diwilayah Indonesia. Dia tidak dijual bebas ditoko biasa, harus dengan jaringan sah. Usianya baru setahun disini dan meroket secara cepat penjualannya, cepat akan lambat akan populer juga seperti di US dan Eropa.


DIJUAL PAKET KOMBINASI GLUTERA (Paket C)
** harga diluar ongkir
0812-81169800 / 0877-6868-02

Glutera tidak saja dipakai untuk kesehatan dan kebugaran tubuh atau terapi sehat bagis sisakit, tapi juga terbukti kuat meregenerasi sel sehingga memperbaiki kualitas kulit, kekenyalan kulit, kecemerlangan kulit, jerawat, flek hitam dll. Glutera banyak dipakai juga untuk memperbaiki penampilan kulit seseorang agar kembali segar, dan bersih sempurna.

* Silahkan colek saya jika minat menjadi agen penjualan sah produk GLUTERA. Setiap member baru harus dibawa oleh upliner/ sponsor, tanpa DP, yang akan mendaftarkan ybs kepusat GLUTERA Indonesia. 
* Pasar Jakarta, Bandung, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi masih terbuka luas. Baru setahun ini dipasarkan disini. 

Penelitian ilmiah ttg GLUTERA ada 105.000 buah laporan di MEDICAL JOURNAL dan mengakui keunggulan produk ini.:

GLUTATHIONE MEDICAL JOURNAL
Glutathione has been widely studied with over 105,000 published peer-reviewed scientific papers on this topic. In one review, almost 80% of people with chronic ailments were found to be deficient in glutathione. In fact, low levels of glutathione are involved in all disease states. The following symptoms, diseases and illnesses have been linked to low glutathione levels. (To find the scientific papers that have been published on each of these topics in relation to glutathione, visit http://www.pubmed.gov and type in “glutathione” and the symptom/disease/illness/syndrome of interest).
http://www.vitaflex.com/res_gshhealtha.php






Sunday, February 16, 2014

Cerita lain Kelud - 2 : Blitar dan cerita aneh soal Kelud

KP Warsokesoemo
Kelud adalah gunung cebol. Dibanding Semeru, dan Merapi di Jogja misal, dia gak ada wibawanya sama sekali dari tampilan fisik. Tapi jangan tanya karakternya yang sangat pemberang, kecil kecil dia caberawit sejati. Dia gak akan seperti Merapi batuk kecil kecil terus menerus, Kelud sekali meledak maka habis habisan hasilnya, gak suka bertele tele. Maksudnya adalah: jumlah korban mahluk hidup dan harta benda bakalan tidak terkira, bisa juga karena dahsyatnya letupan maka gunungnya bisa habis rata dengan tanah karena tumpahan material hebatnya, dan dia meletup ditenggang waktu yang lumayan pendek. Tahun 1586 misal, Kelud sudah membunuh 10.000 penduduk karena letusannya, jumlah dahsyat dijaman itu. Wajar sejak dulu ada teori hilangnya kerajaan sebesar Majapahit karena tersapu oleh letupan Kelud, sama spt hilangnya kerajaan Ratu Boko di Jogja yang mendadak hilang begitu saja dari bumi, setelah lumpur Lapindo meletup muncul teori baru ttg hilangnya istana Majapahit yang perkasa.

Dibalik gemuruh kedahsyatan Kelud ada beberapa cerita aneh bagi masyarakat Blitar kuno saat gunung ini mbledos. Salah satunya menurut hikayat lama ada Bupati Blitar bernama KP.Sosrohadinegoro yang secara paksa membelokan aliran aliran lahar Kelud ketika melaju hendak menyapu wilayah kabupaten Blitar. Kabupaten baru itu sebetulnya adalah wilayah pindahan baru yg diteruskan oleh pendahulunya yakni Bupati KP.Warsokesoemo putra dari R.Ng.Joyo Sentiko dan ibunda putri dari bupati Brebek (menurut cerita, Joyo Sentiko adalah sahabat/ ipar-an dengan P.Diponegoro dan teman satu kompi gerilya dg mbah Joego Gunung Kawi atau nama aslinya Raden Mas Soeryo Koesoemo aka. Kanjeng Kyai Zakaria II. Dalam babad Perang Diponegoro diceritakan setelah Diponegoro dibuang ke Makasar, Joyo Sentiko meneruskan gerilya, sedangkan sahabatnya Mbah Joego lari dan berhenti akhirnya bersembunyi diwilayah Blitar menyamar sebagai rakyat jelata yang mempunyai padepokan mengaji. Logis jika Blitar dipilih karena dia, mbah Joego, akan merasa aman diwilayah ini mengingat Bupatinya adalah anak dari sahabatnya sekompi dulu saat perang, Joyo Sentiko, jadi ini semacam balas budi dan sikap respect keluarga KP Warsokesoemo karena alasan emosional hubungan baik) .   Menurut sahibul hikayat, saat letusan itu ribuan penduduk Blitar diungsikan ke alun alun dan rumah Bupati Blitar, saat kritis lahar Kelud semakin dekat, KP.Sosrohadinegoro lari maju menyambut kedepan disatu titik berdoa dan memainkan seutas cemeti yang kemudian disusul dengan berbeloknya aliran lahar itu terbelah kesamping, lahar tidak melaju meratakan alun alun dan pendopo Kabupaten Blitar yg berisi ribuan pengungsi. Kabupaten Blitar yang sekarang berdiri masih dilokasi yg sama dan bentuknya seperti apa yang ada sejak tahun awalan 1900an dan lokasi lahar yang disebutkan dalam legenda tsb. Wallahu'allam bisawab, hanya Allah yang Maha Kuasa untuk semua urusan karena semua ada atas kehendak Nya.
KP Sosrohadinegoro
Cerita ini merupakan cerita rakyat di Blitar menunjukan kedekatan historis letupan G.Kelud dengan penduduk disana. Karena itu ketika Gubernur Jatim kemarin mengatakan bahwa Kelud merupakan bagian dari wilayah administratif Kediri, sontak membuat kemarahan emosional penduduk Blitar. Bagi penduduk Blitar, ada begitu banyak cerita mengenai haru biru G.Kelud diwilayah Blitar sejak ratusan tahun silam. Keputusan Gubernur Jatim yang tidak melihat sejarah dan geografis tegas bhw Kelud diwilayah Kediri cuma cowelan kecil mengundang kemarahan, putusan yang ceroboh kata penduduk Blitar  *** hsgautama.blogspot.com

Kelud dalam sejarah :
1. Tahun 1000 awal kerajaan Kediri
2. Tahun 1311 Masa kerajaan Majapahit dengan rajanya JAYANEGARA.
3. Tahun 1334 Masa kerajaan majapahit dengan rajanya TRIBUWANA TUNGGA DEWI
4. Tahun 1376 Masa kerajaan majapahit dengan rajanya HAYAM WURUK
5. Tahun 1385 Masa kerajaan Majapahit dengan rajanya WIKRAMA WARDHANA
6. Tahun 1395 Masa kerajaan Majaphit – Wikrama Wardhana
7. Tahun 1411 masa kerajaan Majapahit – Wikrama Wardhana
8. Tahun 1451 Masa kerajaan Majaphit – raja Brawijaya ( Kerta Bumi ).
9. Tahun 1462 masa kerajaan Majapahit hampir runtuh ( Sirna Ilang Kertaning Bumi 1400 = 1478 M ) berbarengan dengan jaman Wali Songo
10. Tahun 1481 Masa majapahit – Wali Songo – Kerajaan Demak.
11. Tahun 1586 Masa Kerajaan Pajang – Joko Tingkir dan awal Mataram Islam
12. Tahun 1826 Masa Perang Diponegoro tahun 1825 – 1830
Pada Masa Penjajahan Hindia Belanda telah meletus :
13. tahun 1835
14. Tahun 1848
Situasi pasca letusan 1901
15. Tahun 1869
16. Tahun 1875
17. Tahun 1901 pada tahun ini letusan gunung kelud menandai lahirnya tokoh paling terkenal yaitu Soekarno lahir di Surabaya 6 Juni 1901 yang nama asli nya adalah K O E S N O.
18. Tahun 1919 letusan gunung kelud yang hebat pada tengah malam Pk. 02,00 telah membuat Blitar jadi latar sampai air masuk ke Alon-Alon masuk terus ke Pendopo Utama Bupati.
19. Tahun 1951 letusan Pasir
20. Tahun 1966 Letusan berupa air panas dan banjir dingin.
21. 1990 Letusan berupa Pasir dengan radius 60 km pada hari Sabtu Wage tgl. 10 Pebruari 1990 pk. 14.00 siang hari tapi seperti malam gelap.
22. Tahun 2007 Letusan berupa material batu-batuan besar yang akhirnya membentuk Kubah Lava menutupi dan menyumbat total kawah air Gunung Kelud.
23. 2014 Pebruari ini...

Cerita lain Kelud - 1 : "Sepatan" Lembu Sura dan Runtuhnya Majapahit, Mitos dan Sains Gunung Kelud

Mengingat akan letusan Gunung Kelud di Jatim maka kita tak mungkin mengabaikan apa itu kota Blitar (dan Kediri) sebagai "wilayah tradisional" yang selalu berulang kali dihajar kemarahan gunung ini sejak sekian belas abad kebelakang sampai sekarang. Bisa dibilang kedua kota ini adalah langganan porak poranda akibat Kelud.
Khusus mengenai kota Blitar, biarpun dia hanya sebuah kota nyempil di Jawa Timur sana dan gak semua siswa SD, SMP, dan SMA di Indonesia tahu dimana Blitar, sejarah sudah mencatat bagaimana kota ini sejak sekian belas abad lalu telah menjadi cikal bakal kerajaan besar purba paling ekspansif dijamannya hingga ke Asia Tenggara, juga menghasilkan banyak pemimpin kerajaan dan tokoh yang mengesankan. Dari Blitar (dan juga Kediri) inilah berlanjut kisah haru biru mewarnai peperangan jaman kerajaan antara penjajah dan kita. Tidak heran kemudian diyakini oleh banyak kalangan, ramalan jayabaya ttg keluarnya Satrio Piningit yang akan membawa Indonesia maju jaya akan keluar juga dari sini, wallahu'allam.

Cerita dibawah ini adalah salah satu legenda mengenai keterkaitan Kelud dan Blitar yang layak dibaca. Sebuah cerita yang mungkin akan membuat kita menarik pelajaran dari sini.
















"Sepatan" (kutukan) Lembu Sura dan Runtuhnya Majapahit, Mitos dan Sains Gunung Kelud

"Yoh, Kediri mbesuk bakal pethuk piwalesku sing makaping-kaping, yaiku Kediri bakal dadi kali, Blitar dadi latar, lan Tulungagung dadi kedung" :: Lembu Sura

"Ingat kalian, besok Kediri akan menrima pembalasan/ kutukan dari aku berlipat lipat, yaitu Kediri akan jadi sungai, Blitar akan rata jadi gurun, Tulungagung akan jadi lembah"


KOMPAS.com - Kalimat di atas adalah "sepatan" alias kutukan yang diucapkan Lembu Sura, tokoh legenda yang mewarnai sejarah Kabupaten Kediri di Jawa Timur. Juga, sejarah kerajaan Majapahit.

Ada beragam versi soal Lembu Sura yang berakhir dengan kutukan dan menjadi sejarah lisan kehadiran Gunung Kelud ini. Meski demikian, semua bertutur tentang cara seorang perempuan cantik menolak lamaran Lembu Sura.

Satu versi, adalah cerita dengan perempuan cantik Dewi Kilisuci yang adalah anak Jenggolo Manik. Versi lain, ini adalah kisah tentang Dyah Ayu Pusparani, putri dari Raja Brawijaya, penguasa tahta Majapahit. Ada versi-versi lain tetapi inti cerita sama.

Kisah ini bermula dari kecantikan yang tersohor, mendatangkan para pelamar, sayangnya yang datang tak sesuai harapan. Tak enak menolak, maka cara sulit diterapkan. Tak beda dengan kisah Rorojonggrang dan legenda candi Prambanan.

Namun, dalam legenda Gunung Kelud, pelamar sang putri ini masih pula bukan manusia. Dia makhluk berkepala lembu. Itulah Lembu Sura.

Untuk menolak lamaran Lembu Sura, dibuatlah syarat pembuatan sumur sangat dalam hanya dalam waktu semalam. Tak dinyana, Lembu Sura ini punya kekuatan dan kemampuan untuk mewujudkan syarat itu.

Melihat perkembangan tak menggembirakan, sang putri pun menangis. Ayahnya, dalam versi kisah yang mana pun, kemudian memerintahkan para prajurit untuk menimbun Lembu Sura yang masih terus menggali di sumur persyaratan itu.

Batu demi batu dimasukkan ke lubang sumur, menjadi sebentuk bukit menyembul karena ada Lembu Sura di dalamnya. Saat batu dilemparkan, Lembu Sura masih memohon untuk tak ditimbun.

Begitu menyadari bahwa permohonannya akan sia-sia, keluarlah "sepatan" sebagaimana menjadi kutipan di atas. Sejak saat itulah legenda Gunung Kelud dan kedahsyatan letusan maupun dampaknya mengemuka.

Hancurnya Majapahit

Terlepas dari mitos Lembu Sura, tiga wilayah yang disebut dalam kutukannya itu memang kemudian luluh lantak. Para ahli sejarah memperkirakan letusan pada1586 yang menewaskan lebih dari 10.000 orang adalah akhir dari sejarah kekuasaan Kerajaan Majapahit.

Betul, catatan sejarah menyebutkan Kerajaan Majapahit diperkirakan runtuh pada kisaran angka tahun 1478. Namun, para sejarawan hari ini pun mengakui masih banyak yang belum terkuak soal sejarah kerajaan itu, seperti misalnya dugaan ada dua Majapahit pada satu masa.

Apa kaitannya dengan Gunung Kelud? Tentu saja letusannya.

http://www.vsi.esdm.go.id Peta rawan bencana letusan Gunung Kelud, yang dirilis Badan Geologi Kementerian Energi, Sumber Daya Alam, dan Mineral menyusul peningkatan status kegunungapian Gunung Kelud menjadi Awas, Kamis (13/2/2014) malam. Gunung ini kembali meletus pada Kamis dengan letusan pertama terjadi pada pukul 22.50 WIB. Sebelum letusan pada 2007, setidaknya sejak awal abad 1900-an diketahui bahwa kawah Gunung Kelud memiliki danau. Kecuali letusan pada 2007, letusannya pun diketahui bertipe eksplosif, termasuk letusan pada Kamis (13/2/2014) malam.

Dalam sebuah wawancara mantan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi, Sumber Daya Alam, dan Mineral (ESDM) Surono mengatakan keberadaan danau di kawah ini sama bahayanya dengan lontaran material padat dari letusan gunung.

Surono yang pada Jumat (14/2/2014) diangkat menjadi Kepala Badan Geologi, mengatakan lontaran air dari danau kawah, bila masih ada, bisa mencapai sekitar 37,5 kilometer. Sudah air panas, bercampur magma, masih dipadukan dengan seratusan juta ton material padat yang terlontar.

Kira-kira, karena tak ada catatan sejarahnya, itulah yang terjadi pada letusan 1586. Namun, bukan pula letusan itu saja yang menyebabkan korban jiwa mencapai lebih dari 10.000 jiwa. Dampak sesudah letusan, tak kurang buruknya.

Diduga, kematian puluhan ribu orang itu juga disebabkan kelaparan. Dengan muntahnya air danau kawah, lontaran material padat, dan abu vulkanik yang mematikan tanaman, dapat diduga tak ada pasokan makanan yang bisa disediakan dalam jumlah besar untuk jumlah warga pada saat itu.

Membaca simbol tradisi lisan untuk mitigasi bencana

Inilah yang kemudian diduga sebagai penyebab benar-benar paripurnanya sejarah kerajaan Majapahit, menutup beragam konflik politik internal zaman itu, maupun legenda kutukan Lembu Sura.

Sebagai gambaran, letusan pada 1919 yang notabene relatif lebih modern dibandingkan kondisi pada 1586, juga menewaskan ribuan orang. Angka yang tercatat adalah 5.160 orang. Letusan pada 1919 inilah yang mengawali dilanjutkannya upaya pembangunan terowongan di kaki gunung berketinggian 1.731 meter tersebut.

Terowongan-terowongan tersebut berfungsi mengurangi volume air di kawah danau. Catatan tertua tentang upaya mengurangi dampak dari lahar cair, gabungan magma dan air danau yang mendidih, adalah "kelahiran" Sungai Harinjing yang sekarang dikenal sebagai Sungai Sarinjing di Desa Siman, Kecamatan Kepung, Kediri. Sungai ini merupakan sudetan dari Sungai Konto.

Kehadiran Sungai Serinjing tercatat dalam prasasti Harinjing di Desa Siman. Dalam prasasti yang dikenal pula sebagai Prasasti Sukabumi itu, tertera angka tahun 921 M. Di situ diceritakan soal pembangunan bendungan dan sungai yang dimulai pertama kali pada 804 M.

Terowongan pengalir air dari danau kawah buatan 1926, setelah letusan pada 1919, masih berfungsi sampai sekarang. Namun, setelah letusan 1966, Pemerintah Indonesia membangun terowongan baru yang lokasinya 45 meter di bawah terowongan lama.

Terowongan baru yang rampung dibangun pada 1967 ini diberi nama Terowongan Ampera. Fungsinya menjaga volume air danau kawah tak lebih dari 2,5 juta meter kubik. Volume air di kawah Gunung Kelud susut dan hanya menyisakan genangan pada letusan efusif 2007.

Pada letusan Kamis (13/2/2014) malam, air danau bisa jadi bukan lagi ancaman. Namun, terbukti pada malam itu bawa Gunung Kelud masih memiliki ciri letusan eksplosif. Lontaran material padat vulkanik pada letusan terbesar pada pukul 23.30 WIB mencapai ketinggian 17 kilometer, ketika letusan pertama melontarkan material hingga setinggi 3 kilometer.

Jangkauan abu vulkanik letusan Gunung Kelud pada malam itu pun menyebar luas mengikuti arah angin, menyebar luas di Jawa Tengah dan menjangkau Jawa Barat. Bisa jadi gabungan antara pembangunan saluran-saluran air yang telah menghadirkan 11 sungai berhulu di gunung itu, letusan efusif yang menyurutkan air danau kawah, dan persiapan yang lebih baik menjadi faktor yang meminimalkan jumlah korban.

Namun, barangkali pekerjaan rumah tetap belum habis. Berdasarkan catatan sejarah, Gunung Kelud memiliki pola letusan berjeda pendek, antara 9 sampai 25 tahun. Walaupun korban jiwa yang jatuh dalam dua hari ini bukan karena dampak langsung letusan, tetapi fakta sangat pendeknya tenggat waktu antara peningkatan status Awas sampai terjadi letusan pada Kamis malam, tetap merupakan sebuah catatan baru.

Jarak waktu peningkatan status hingga terjadinya letusan, tak sampai dua jam. Kalaupun kutukan Lembu Sura tak lagi relevan sebagai mitos, barangkali perlu dibaca ada simbol-simbol budaya dalam tradisi lisan sebagai "kode" mitigasi bencana.

Percaya atau tidak, hari ini selain 11 sungai ada di Kediri, di Tulungagung pun ada Bendungan Wonorejo, dan Blitar menjadi sebidang tanah datar di kawasan yang dikelilingi danau dan sungai itu. Agak terdengar familiar? Betul, kalimat dalam legenda Lembu Sura.

Sumber: beragam sumber/Ekspedisi Cincin Api

Saturday, January 25, 2014

Batu Lumuik Sungai Dareh atau idocrase warna hijau memukau

Bisa dibilang dengan yakin, batu lokal ini adalah kebanggaan masyarakat kabupaten Dharmasraya di Sumatra Barat, nama batunya "lumuik sungai Dareh", atau batu lumut dari sungai Dareh, atau nama asingnya adalah "idocrase", atau dikenal juga di Amerika yang mirip dengan ini "vesuvianite". Awal mulanya diberi nama Giok Kandi, lalu belakangan nama dagangnya berubah menjadi Lumut Sungai Dareh. Masyarakat disana bangga sekali dengan batu ini karena beberapa alasan, pertama jelas karena ini produk lokal didapat dari alam diseputaran Dharmasraya.
Kedua dia disebut sebagai giok-nya asli propinsi ini  dengan motif totol lumut didalam batunya. Dipasaran dunia, batu giok memang termasuk primadona sejak 5000 tahun silam, dan wajar jika warna hijau lumuik sungai Dareh ini dianggap sejajar dengan warna mayoritas giok hijau. Ketiga, batu ini termasuk susah didapat dialam aslinya. Paling engga butuh perjuangan masuk kepedalaman hutan lalu mencari bahan baku asli dari alam. Pun jika sudah didapat, kabarnya tidak mudah diolah dengan baik karena dia banyak patahan. Artinya dalam 10 kilo batu bahan Sungai dareh belum tentu akan dapat dua buah batu mulus olahan pengrajin sampai segede jempol dengan sempurna. Karena susah diolah itulah makanya harganya juga ikutan naik tak terkira, jadi banderol harga juga bukan cuma karena permainan suplai demand diantara pedagang utamanya.
Cerita tentang batu ini lumayan banyak, salah satu cerita terkenal adalah dikabarkan oleh Pemda Dharmasraya jika Obama memakai cincin dengan batu ini. Entah sumbernya dari mana, bingung, dicari di google Obama pakai cincin ini gak pernah nemu. Tapi cerita satu ini begitu menggema kemana mana sehingga ikut menjadi selling point manis untuk meyakinkan pembeli agar mau mencari oleh oleh batu akik lokal ini. Dari sisi marketing berita ini adalah imbuhan cantik agar mendongkrak penjualan. Benar atau engga gak penting amat, yang jelas batu ini bisa melesat populer sebagai kekayaan alam asli dari Sumbar.

Batu Lumuik Sungai Dareh hasil pemberian kawan yang baik hati, Kasma Putra.
Buat yang suka wallpapernya lumuik sungai dareh silahkan dipakai buat hiasan di PC kalian, gratis, asal tidak dipakai untuk komersial dan hanya untuk pribadi saja..Klik fotonya sampai besar *** hsgautama.blogspot.com





Friday, January 24, 2014

Tasbih kayu dari 33 jenis kayu berbeda

Tasbih kayu beda dengan jenis tasbih dari batu alam atau sintetik. Kayu mempunyai feel yang unik diujung jari tangan karena dia berserat dan mempunyai warna hangat (medium dark ke gelap), beberapa malahan dari punya motif khusus. Tasbih memakai 33 jenis kayu ini termasuk susah dicari dan harganya sangat mahal mengingat kayu ini ada yang termasuk langka dan ada yang hanya beredar didaerah tertentu saja. Jadi pembuatnya harus mendatangkan khusus dari beberapa wilayah sekaligus untuk membuat seuntai tasbih. Keindahan dimata dan feel ditangan gak ada duanya.
Memakai tasbih untuk berdoa dikalangan islam termasuk populer. Gunanya sebagai alat belaka, untuk menghitung jumlah doa, wiridan, atau dzikir. Pakai buku jari tangan juga bisa namun terkadang kagok kelupaan dengan hitungan jika sudah hitungannya sangat banyak. Dua tangan jika dipakai dzikir kan kenanya cuma 30 hitungan, atau bisa juga tiap buku jari dikenai 2x 3x hitungan supaya jatuhnya dobel atau triple. Sekali lagi ini cuma alat, memudahkan saja biar enak, gak lebih dari itu.   *** hsgautama.blogspot.com

Kayu Galih Asem
Kayu Kaokah
Kayu Gaharu Buaya
Kayu Gaharu Akar
Kayu Ulin
Kayu Cendana Wangi
Kayu Cendana Putih Aroma Teraphy
Kayu Nagasari
Kayu Dewadaru
Kayu Kalimosodo
Kayu Liwung
Kayu Secang Brahma
Kayu Walikukun
Kayu Waru Pelet
Kayu Kemuning
Kayu Kengkeng
Kayu Kelor
Kayu Stigi
Kayu Tali Arus
Kayu Akar Bahar Hitam
Kayu Akar Bahar Putih
Kayu Akar Batu
Kayu Eboni
Kayu Gading/Ulas
Kayu Kembang Kantil
Kayu Bambu Kuning
Kayu Aren
Kayu Sonokeling
Kayu Songgo Langit
Kayu Jati Luwih
Kayu Stigi Darat
Kayu Aji Winong
Kayu Sulastri


Saturday, January 18, 2014

26 RAMBU LARANGAN PADA SAAT PENDAKIAN GUNUNG DALAM ISLAM

Sebetulnya ini berlaku juga untuk wisata dan kegiatan perjalanan outdoor lainnya.
Bagus dibaca untuk mengingatkan diri sendiri dan rekan muslim lainnya.
















Sumber: Estepe

26 RAMBU LARANGAN PADA SAAT PENDAKIAN GUNUNG
( DALAM PERSPEKTIF ISLAM )


Ternyata Islam sejak 14 abad yang lalu sudah membuat rambu-rambu larangan bagi semua manusia umumnya dan para pendaki gunung khususnya…Inilah ke 26 Rambu-Rambu Larangan tersebut:

01. Berniat mendaki gunung untuk perkara-perkara yang diharamkan syariat, seperti:

Kesyirikan : Untuk mengirimkan sesajen kepada sesembahan selain Allah (penghuni gunung, dewa/dewi, jin, setan, dan semisalnya), bertawassul, mencari/meminta wangsit, menyembelih, bernazar, bertabarruk (mencari atau mengalap berkah) kepada jin, penghuni gunung, tempat keramat, atau orang yang sudah mati dan dikuburkan di gunung.
Kebid’ahan : Untuk melakukan upacara, ritual atau acara2 yang bid’ah dan tidak disyariatkan di gunung, seperti Sedekah Gunung, Sedekah Bumi, Hari Ulang Tahun, dll.
Kemaksiatan : Untuk melakukan perbuatan mesum atau maksiat di gunung, seperti yang terjadi di gunung Kemukus. Atau membawa dan menggunakan narkoba dan miras.

Dari Amir Mukminin Abi Hafsh Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ”Sesungguhnya segala amal tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang mendapatkan apa yang diniatkannya. Barangsiapa yang hijrahnya karena Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya karena Allah dan rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya karena dunia yang akan diraihnya atau wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya kepada apa yang diniatkannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

02. Melakukan acara atau ritual ‘Selamatan’ sebelum mendaki gunung.
Biasanya acara ini dilakukan oleh pihak keluarga yang salah seorang keluarganya ada yang pergi mendaki gunung. Acara ini termasuk bid’ah yang mengada-ada.
Dari ‘Aisyah radliyallâhu ‘anha dia berkata, Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam bersabda, “Barangsiapa yang mengada-ada (memperbuat sesuatu yang baru) di dalam urusan kami ini (agama) sesuatu yang bukan bersumber padanya (tidak disyari’atkan), maka ia tertolak.” (HR.al-Bukhari)
Di dalam riwayat Imam Muslim dinyatakan, “Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang bukan termasuk urusan kami (agama), maka ia tertolak.”

03. Memaksakan diri untuk pergi mendaki gunung walaupun tidak mendapat izin dan restu dari orangtua.
Seseorang datang kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam meminta izin untuk pergi Jihad, maka Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepadanya, “Apakah kedua ibu bapakmu masih hidup?”
Laki-laki itu menjawab, “Ya.”
Maka Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tinggallah dengan kedua orangtuamu, maka itulah Jihadmu.”
Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Hadits di atas dijadikan dalil haramnya safar tanpa izin orangtua. Karena menakala Jihad dilarang, padahal keutamaannya sangat agung, maka safar yang mubah tentu lebih dilarang…” (Fathul Bari, VI/174).

04. Tidak memilih pemimpin atau ketua perjalanan.
Diriwayatkan dari Abu Sa’id al Khudri, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Jika tiga orang keluar untuk bepergian, maka hendaklah mereka mengangkat salah seorang dari mereka untuk menjadi pemimpin.” (Shahih Abi Dawud, no. 2608).

05. Mampir untuk meminta izin dan keselamatan kepada kuncen atau juru kunci gunung tersebut.
Ini adalah perkara yang membahayakan aqidah dan bisa terjerumus kepada perbuatan Syirik Akbar. Berbeda halnya jika meminta izin kepada petugas khusus yang berwenang dalam masalah ini, maka hal ini dibolehkan, bahkan bisa diwajibkan.
Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman, “Hanya kepada-Mu kami beribadah dan hanya kepada-Mu kami mohon pertolongan.” (al Fatihah: 5)
Dan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Apabila kamu meminta, maka mintalah kepada Allah dan bila kamu minta pertolongan, maka mintalah pertolongan kepada Allah.” (HR.Tirmidzi: Hasan Shahih)
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda, “Allah berfirman: Aku tidak butuh pada sekutu-sekutu itu, barangsiapa yang beramal dengan amalnya itu dia mempersekutukan Aku dengan yang lainnya, maka akan Ku-tinggalkan dia bersama sekutunya.” (HR.Muslim)

06. Mempercayai dan menyakini adanya cerita-cerita khurafat, mistis, tahayul di gunung dan yang menyalahi ajaran Islam.
Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Zaid bin Khalid Radhiyallahu ‘anhu, katanya: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah mengimami kami dalam shalat Shubuh di Hudaibiyah setelah semalamnya turun hujan. Ketika usai shalat, beliau menghadap kepada orang-orang lantas bersabda: “Tahukah kamu apa yang difirmankan oleh Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.” Beliau pun bersabda: “Dia berfirman: Pagi ini di antara hamba-hamba-Ku ada yang beriman dan ada pula yang kafir. Adapun orang yang mengatakan: ‘Telah turun hujan kepada kita berkat karunia dan rahmat Tuhan, dia beriman kepada-Ku dan kafir kepada bintang’. Sedangkan orang yang mengatakan: ‘Telah turun hujan kepada kita karena bintang ini, atau bintang itu’, dia kafir kepada-Ku dan beriman kepada bintang.”

07. Membawa barang-barang yang diharamkan selama pendakian dan menggunakannya, seperti jimat, khamer (minuman keras), alat musik, rokok, lonceng, dll.
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Malaikat tidak akan menyertai rombongan yang di dalamnya ada anjing dan lonceng.” (HR: Bukhari).

08. Wanita safar tanpa didampingi oleh mahramnya.
Dari Abu Hurairah, dia berkata, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidak halal bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir melakukan perjalanan sejauh sehari semalam kecuali bersama seorang mahram.” (HR: Bukhari dan Muslim).

09. Ikhtilath (bercampur baur antara laki-laki dengan wanita yang bukan mahram) dan khalwat (berduaan dengan lawan jenis yang bukan mahram) selama pendakian, apalagi jika sampai satu tenda.
Dari Ibnu Abbas, bahwasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Jangan sekali-kali salah seorang dari kamu bersendirian dengan seorang wanita kecuali bersama mahramnya.” (HR: Bukhari dan Muslim).

10. Meninggalkan kewajiban agama seperti shalat yang lima waktu, walaupun dalam kondisi yang memberatkan dan menyulitkan.
Dari Jabir bin Abdillah Radhiallaahu anhu Rasulullah Shalallaahu alaihi wa Sallam bersabda, “ Pemisah antara seseorang dengan kesyirikan dan kekafiran adalah dengan meninggalkan shalat” (HR: Muslim)
“Perjanjian antara kita dengan mereka (orang kafir) adalah shalat, barangsiapa meninggalkannya sungguh dia telah kafir.” (HR: Ahmad, At-Turmudzi, An-Nasa’i dan yang lainnya)

11. Tidak menjama’ dan mengqashar shalat selama pendakian jika ia seorang musafir.
Dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Melalui lisan Nabi kalian, Allah mewajibkan kalian shalat empat rakaat saat mukim, dua rakaat ketika bepergian, dan satu rakaat di kala takut.” (Hadits Shahih. HR: Muslim, Ibnu Majah, Abu Dawud, An Nasa’i).
Dari Ibnu Umar, dia berkata, “Aku pernah menyertai perjalanan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Beliau tidak pernah shalat lebih dari dua rakaat hingga wafat. Aku juga pernah menyertai perjalanan Abu Bakar. Dia tidak pernah shalat lebih dari dua rakaat hingga wafat. Aku juga pernah menyertai perjalanan Umar. Dia tidak pernah shalat lebih dari dua rakaat hingga wafat. Selain itu, aku juga pernah menyertai perjalanan Utsman. Dia tidak pernah shalat lebih dari dua rakaat hingga wafat…” (HR: Muttafaqun ‘alaih).

12. Sudah menjama’ dan mengqashar shalat sebelum meninggalkan tempat kediamannya atau sebelum memasuki daerah lain jika ia hendak safar.
Anas berkata, “Aku shalat zhuhur empat rakaat bersama Nabi di Madinah. Adapun di Dzul Hulaifah, kami shalat dua rakaat.” (HR: Bukhari, Muslim, Abu Dawud).
Ibnul Mundzir berkata, “Aku tidak tahu bahwa Nabi pernah mengqashar shalat pada setiap safarnya melainkan setelah meninggalkan Madinah.” (Fiqhus Sunnah, I/240, 241).

13. Tidak mengetahui tata cara menjama’ dan mengqashar shalat.

14. Tidak mengetahui tata cara tayammum.
Dari Abu Dzar bahwasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya tanah yang suci adalah alat bersuci bagi seorang muslim sekalipun dia tidak mendapatkan air sepuluh tahun.” (HR. Nasa’i (321), Tirmidzi (124), Abu Dawud (332), Ahmad (5/160). Tirmidzi berkata, “Hadits hasan shahih.”)

15. Memaksakan bersuci dengan air padahal persediaan air terbatas dan kurang.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Artinya : Mudahkanlah, janganlah mempersulit dan membikin manusia lari (dari kebenaran) dan saling membantulah (dalam melaksanakan tugas) dan jangan berselisih” (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim).

16. Berpakaian dengan menampakkan aurat selama pendakian.
Yaitu laki-laki berpakaian yang menampakkan paha atau bagian dibawah pusarnya, begitu juga isbal (memanjangkan pakaian di bawah mata kaki) bagi laki-laki, sedangkan untuk wanita berpakaian tanpa hijab/jilbab syar’i, memakai pakaian ketat dan celana panjang.
Dari Abu Said Al-Khudri Radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, “Artinya : Tidak diperbolehkan bagi orang laki-laki melihat aurat laki-laki, dan wanita melihat aurat wanita…” (Hadits Riwayat Muslim).

17. Mengotori dan merusak lingkungan, seperti:
- Membuang sampah sembarangan dan tidak membawa turun sampah yang dibawanya.
- Mengotori sumber air.
- Mencemari air, tanah dan udara dalam jangka lama.
- Mencorat-coret batu, pohon, pos shelter.
- Menebang pohon tanpa batas dan berlebihan.
- Mengambil atau mencuri flora dan fauna yang langka tanpa izin dan yang terlarang.
- Lalai dan sembrono hingga mengakibatkan kebakaran hutan dan savana.
- dll.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya:
“Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan.” (Qs.Al A’raf: 56).
” Dan apabila dia berpaling (dari kamu), dia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, padahal Allah tidak menyukai kebinasaan.” (QS. Al Baqarah: 205).

18. Buang hajat (Buang Air Kecil dan Buang Air Besar) di tempat umum, tempat-tempat yang dilalui manusia, dan di sumber air atau yang tidak mengalir.
Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Jauhilah oleh kalian dua hal yang bisa mendatangkan laknat!” Mereka bertanya, “Apakah dua hal itu wahai Rasul?” Beliau bersabda, “Orang yang buang hajat di jalanan umum, atau di tempat teduh mereka.” (HR: Muslim).
Dari Jabir, sesungguhnya Rasulullah shalallahu alaihi wasallam melarang buang air kecil di air yang diam (tidak mengalir).” (HR: Muslim).

19. Tidak memadamkan api ketika hendak tidur atau pergi.
Dari Ibnu Umar, dari Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda, “Jangan kalian membiarkan api menyala di rumah kalian ketika kalian tidur!” (HR: Bukhari dan Muslim).

20. Tidur beramai-ramai dalam satu selimut.
Dari Abu Said Al-Khudri Radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, “Artinya : …Dan tidak boleh seorang laki-laki dengan orang laki-laki lain dalam satu selimut, dan wanita dengan wanita lain dalam satu selimut”. (Hadits Riwayat Muslim).

21. Bercerai berai dan berpisah diri dari kelompoknya ketika singgah di suatu tempat.
Diriwayatkan dari Abu Tsa’labah, bahwa ketika suatu saat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam singgah (disuatu tempat), maka para Shahabat memilih tempat berhenti yang terpisah-pisah. Maka beliau shalallahu ‘alaihi wassallam bersabda, “Sesungguhnya terpisah-pisahnya kalian di celah gunung dan lembah ini dari syaithan.” (Shahih Abi Dawud, no. 2628).

22. Tidak membagi atau memakan makanan secara adil ketika makan bersama-sama dalam kelompoknya, kecuali jika sudah diizinkan oleh sahabat-sahabatnya.
Dari Jabalah ibn Suhaim, dia berkata, “Kami mengalami musim Paceklik bersama Ibnu Zubair, tiba-tiba kami mendapat rizki kurma. Waktu Abdullah bin Umar lewat, kami sedang makan, maka dia berkata, “Jangan kalian makan dua butir kurma sekaligus karena Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam melarang perbuatan qiran tersebut”; kemudian dia berkata, “Kecuali orang itu minta izin kepada kawannya.”(HR: Bukhari dan Muslim).

23. Mencela cuaca (angin, hujan, dingin, panas, dsb) di gunung.
Firman Allah Ta’ala (artinya): “Dan kamu membalas rezeki (yang telah dikaruniakan Allah) kepadamu dengan mengatakan perkataan yang tidak benar.” (Al-Waqi’ah: 82)
Dari Abu Hurairah, dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Angin itu termasuk rahmat Allah, dia datang membawa rahmat, dan bisa juga membawa adzab (siksa), maka jika kalian melihatnya janganlah kalian mencelanya, dan mintalah (kepada Allah) kebaikan yang dibawanya, serta berlindunglah dari kejahatan yang ditimbulkannya.” (HR: Abu Daud dengan sanad hasan).

24. Sombong tatkala mendaki gunung.
Allah Ta’ala berfirman, “Janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” (QS. Al Isra’: 37).

25. Tidak mentaati ketua atau pemimpin rombongan, kecuali jika disuruh bermaksiat dan melanggar peraturan.
Dari Abdullah bin Umar dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Wajib bagi setiap muslim untuk mendengar dan taat (kepada pemimpin), baik dalam perkara yang dia senangi maupun yang dia benci, kecuali kalau dia diperintah dalam perkara maksiat, maka dia tidak boleh mendengar atau taat.” (HR. Bukhari 4/329 Musnad 3/1469)

26. Tidak mempersiapkan dan membekali diri dengan baik karena merasa sudah biasa dan mampu, sehingga bisa memudharatkan diri sendiri bahkan bisa membunuh diri sendiri.
Karena tidak dipungkiri bahwa naik gunung itu termasuk kegiatan beresiko, selain itu juga bisa merepotkan dan menyusahkan teman.


Allah Ta’ala berfirman, “…dan janganlah kamu menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.” (QS Al-Baqarah: 195)

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidak boleh memudharatkan diri sendiri dan memudharatkan orang lain.” (HR Malik II/745)

Wallahu a’lam Bissawab.....

SALAM DAMAI LESTARI

Referensi:

- “Al Wajiz fi Fiqhis Sunnah wal Kitabil ‘Aziz”, oleh Dr. Abdul ‘Azhim bin Badawi al Khalafi.
- “Riyadhus Shalihin”, oleh Imam An Nawawi.
- “Mantan Kiai Meluruskan Ritual-ritual Kiai Ahli Bid;ah Yang Dianggap Sunnah” oleh H. Mahrus Ali.
- “Pedoman Safar”, oleh Syaikh Sa’id bin Ali Wahf al Qahthani, Syaikh Abdul Aziz bin Baz, dan Azhari Ahmad Mahmud, diterbitkan oleh Pustaka Ibnu Umar, cetakan pertama tahun 2010.
- Majalah Al-Furqon Edisi 2 Th. II 1423H.
Photo: 26 RAMBU LARANGAN PADA SAAT PENDAKIAN GUNUNG
( DALAM PERSPEKTIF ISLAM )


Loopwheel ban sepeda dengan pelat suspensi pengganti spokes

Ide yang bagus. Keluhan klasik pesepeda rigid yakni getaran diaspal bisa diredam dengan mencopot semua spokes tradisional diganti dengan pelat lentur diseputar roda agar bisa asorbing getaran.

http://www.kickstarter.com/projects/1205277475/loopwheels-for-a-smoother-more-comfortable-bicycle






























Join Grup Pemancing Fesbuk "Pasarikan", klik foto banner

Dilarang Titip Iklan/ Lapak Disini

Dilarang Titip Iklan/ Lapak Disini
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...