Baca Rules Sisi Kiri Dengan Cermat

Baca Rules Sisi Kiri Dengan Cermat

KHS Fullsus SALE!!

Thursday, August 9, 2012

ICOM R20 raja "allband radio scanner"


ICOM R20 adalah raja "allband radio scanner" berbentuk HT (handytalky) dipasaran saat ini.
I love it, well engineered, it's small and also handle a very wide band with no mercy. Sungguh bisa diandalkan buat kegiatan nguping selama 11 jam nonstop tanpa putus. R20 adalah radio scanner yang hebat untuk menyapu semua frekw diudara untuk amatir, bisnis, dan airband (airport ITC), dll. Dia tidak bisa menguping pembicaraan frekw handphone dan pemancar yg diberi kode enkripsi digitall. Fungsi radio scanner memang hanya untuk mendengar saja alias "recieve only" (atau RX), sama sekali tidak bisa transmit (TX). Keuntungan alat reciever spt ini adalah kita tidak perlu mengurus ijin mempunyai "SIM dan STNK"nya dari organisasi radio amatir spt RAPI atau ORARI. Prinsip kerjanya seperti pesawat TV atau radio didalam mobil kita sendiri, cuma mendengarkan saja dan tdk bisa  transmit. Tidak ada UU yg melarang kita mendengar, sama halnya tidak ada yg melarang kita mempunyai radio dimobil atau dirumah sendiri kan.

Apa pentingnya nguping frekw diudara? Berapa banyak hal yg bisa didengarkan kita melalui frekw diudara?  Bagi sebagian besar orang awam, kegiatan nguping adalah hal yg gak lazim amat. Buat wartawan, mendengarkan dan monitoring frekw udara adalah satu hal yg penting. Disana banyak tergambar informasi penting "dikota ini sedang terjadi apa". Betul, sebuah kota dengan penduduk 200 juta jiwa lebih spt Jakarta tentunya mustahil diamati langsung face to face tiap jamnya. Karena itu mempunyai radio monitor spt IC R20 sangat membantu menyingkat pekerjaan akibat luasnya medan covering dan banyaknya hal yg harus dicek tiap jam, tiap hari. Manfaat monitoring bagi orang awam juga penting misal mengetahui situasi jalanan traffic dikota, dititik mana yg  macet stuck, dimana ada demo besar, dimana ada titik rawan banjir, lokasi bencana alam, kecelakaan besar di tol, kebakaran hebat, daerah rawan dikota besar, airport, jalur kereta api, busway, dan semua fasilitas publik vital lainnya, dstnya. Sesuatu yg tidak pernah kita sadari bahwa informasi begitu banyaknya diudara, dan ketika kita memakai IC R20, mendadak semuanya diketahui dengan jelas. Sepertinya seluruh isi kota itu akan kita ketahui sedang terjadi apa diluar sana. Dengan kemampuan scanning sampai 100 ch per detiknya, dia adalah mesin pencari frekw radio mungil yg sangat baik dalam genggaman tangan.

Kesan pandangan pertama.
Ok langsung cek barang ini. Kesan pertama megang ini adalah bentuknya yg memanjang, warna hitam, dan memanjang sedikit gendut spt tipikal bentuk HT yg dikenal dipasaran. Dibanding kompetitornya Yaesu VX6R atau VX7R, jelas unit ini lebih tinggi. Beratnya terasa ringan dalam timangan tangan, gak spt tampangnya (320 gram). Paket aslinya menyertakan antena metal teleskopik 6 step yg bisa dipatahkan didua titik, ini akan memudahkan ia disangkutkan dipinggang dan tidak akan membuat antena patah akibat salah gerakan tubuh. Batterenya adalah charged yang lumayan powerfull, dia bisa manteng selama 11 jam karena dorongan tenaga 3,7 V batere. Jika setrum (catudaya) habis, user bisa menggantinya memakai batere AA yg dijual diwarung karena tersedia battere spacer plastik hitam dalam paket penjualan, sebuah opsi yg sangat baik shg user bisa memakainya lebih panjang.

Ketika dinyalakan, display IC R20 terpampang sangat bagus, mudah terbaca dengan sinar dasar warna hijau muda terang. Karakter huruf juga halus dan nyaman dimata. Spikernya diletakan dibagian bawah dari front panel. Kualitas audionya biasa saja, tdk mengecewakan tapi juga tidak bagus amat. Kekuatan audio yg menyembur dalam selera pribadi agak kurang kuat, dan ini "memaksa" user untuk menaikan intensitas volume agar bisa disimak dengan baik oleh kuping. Jika tidak mau mendengar via spiker, bisa ditancapkan earphones 3,5 mm jack keouletnya supaya memudahkan kegiatan nguping.

Peletakan tombol, nama singkatan, dan control lainnya terasa fair. Nyaman dan tidak menyusahkan. Tombol keypad yg terpasang disana juga nyaman terasa diujung jari, mudah ditekan, empuk, dan cepat reaksinya. Satu ciri khas Icom rasanya yakni placing dari tombol terasa lebih lega dan tidak berhimpitan misal dibanding dengan produk HT unggulan lansiran kompetitornya Yaesu. Ini tentu saja mengorbankan bentuk yg lebih besar tapi nyaman menekan tombol keypad yg ada disana.

Soundrecorder tersedia built in.
Satu fitur yg bagus di radio scanner ini adalah adanya radio recorder. Kita bisa bebas merekam pembicaraan disana memakai fungsi ini selama 4 jam obrolan. Sayangnya, kok dicoba dipindahkan ke PC gagal terus via USB. Entah kenapa kok gagal. Jika memang tidak bisa, lantas apa gunanya direkam jika tidak bisa dipindahkan kedalam PC? Buang waktu saja menyediakan fitur ini kan. Dimasa lalu, cara merekam isi pembicaraan difrekw adalah dengan memakai sound recorder eksternal dengan menancapkan kabel ke RCA jack kedalam input earphones, lalu secara manual merekam dari sana.

Dualwatch scanner, top deh.
Satu hal yg menyenangkan pakai ini adalah dia bisa mendengarkan secara simultan dua frek berbeda dalam satu display. Fasilitas ini akan membuat kegiatan nguping sangat menyenangkan untuk target yg pakai duplex. Jadi, kita gak perlu repot bawa 2 Ht berbeda hanya untuk mendengarkan frekw. Fasilitas bandcope juga membantu user, satu frekw sedang asik didengarkan, lalu satu lagi masih sibuk mencari, wah enak bener kan.

Harapan diproduk terbaru Icom handheld scanner dimasa depan:
Ini semacam wish list, sebuah keinginan agar Icom memperbaiki fasilitas dialat handheld scanner mereka dikemudian hari. Pertama, warna display sebaiknya disediakan beberapa warna lampu. Warna lampu display hijau  terang sudah membosankan, dipakai sejak jaman dulu banget. Apa gak mau menyediakan tipe warna lainnya shg lebih enak sesuai kemauan user? Kedua, Icom enaknya menyediakan fasilitas microSD 4GB untuk unit sejenis ini buat penyimpanan data, baik itu data fekw banks, nama, atau sound recordernya. Rasanya udah gak jaman lagi memakai memory internal. Standar software diunit juga hendaknya compatible dengan tukar menukar data antara scanner dan PC windows/Linux. Jaman udah berubah cuy!. Ketiga, alangkah bagusnya jika audio yg didengarkan earphones dan spiker ini berjalan stereo, bukan mono lagi. Khusus buat pakai earphones tiap hari, enaknya memang pakai stereo biar gak kayak budeg sebelah gitu. Ketiga, charger unit serie BC 149 D ini terlalu lama melakukan proses charging. Buang waktu saja. Jika bisa cuma sejam dengan memakai rapid charging, lantas kenapa harus menghabiskan waktu lama?


IC R20 dihubungan dengan PC:
http://homepage.ntlworld.com/tony.ling/radio/ic-r20/R20um22.htm
http://www.garfnet.org.uk/joomla/index.php?option=com_content&task=view&id=89&Itemid=16


Kesimpulan:
Worth every Rupiah ive spent, really. Barang bagus, layak dimiliki. Kinerjanya tidak mengecewakan dan hasilnya sesuai harapan yg ada dikepala. Punya satu beginian maka akan menyapu semua frekw dengan rakusnya tanpa berkedip. Top deh.  *** hsgautama.blogspot.com

http://hsgautama.blogspot.com/search/label/A-SALE




2 comments:

PERHATIAN :::::::::::
* Komentar soal isi blog ini saja. Promo dilarang disini, maaf.
* Jika kalian penipu online, fake onlineshop jangan harap bisa posting disini. Blog ini tidak dipakai buat numpang aksi penipuan oleh pihak lain. Cari makan halal sana dan jangan menipu.
* NO offensive item, NO haters gak jelas, NO Violence, NO SARA, NO Seks item whatsoeva, NO Judi online, NO drugs, NO Alcohol.

Pedagang Antik dan Barang Jadoel

10 Tahun Dagang Online

10 Tahun Dagang Online

Join Grup Pemancing Fesbuk "Pasarikan", klik foto banner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...