Baca Rules Sisi Kiri Dengan Cermat

Baca Rules Sisi Kiri Dengan Cermat

KHS Fullsus SALE!!

Thursday, August 9, 2012

Tips Mencari Helm Sepeda Yang Cocok


Artikel ini dibuat untuk rekan saya,  pasangan suami istri pesepeda urban di Solo yg salah satunya baru mengalami kecelakaan diserempet ranmor. Dia selamat karena helm melindungi kepala dia ketika terbanting keaspal. Helmnya terbelah pecah, tapi itu disukuri karena harga kepala yg sehat adalah tidak ternilai. Teman saya ini adalah salah satu dari sekian pesepeda urban yg disiplin dengan helm dan mau memakainya saat bersepeda. 


Helm sepeda apakah yg paling bagus?
Tidak ada helm yg paling bagus. Helm sepeda harus disesuaikan dg kategorinya untuk apa, jika sesuai maka itu artinya helm itu bagus buat usernya.

Jadi kategori itu spt apa?
Hal yg harus diperhatikan adalah:
1) Spt apa gaya main sepedanya? Cukup mondar mandir dikota/Urban? Dirt Jump atau BMX yg sukanya jumping sana sini? Main XC teknikal? Touring jarak jauh? Roadies yg selalu tancap gas kenceng dijalanan? Time Trial dilapangan khusus?
2) Karakter bawa sepedanya spt apa, kalemkah? Grasak grusuk? Ngebut melulu maunya atau justru alon alon asal kelakon? Suka jumping lompat sana sini atau cuma menggelinding pelan? Dijalan raya super sibuk atau dijalan kompleks perumahan yg sepi yang tenang?
3) Naik sepeda memang tidak harus ngebut kencang spt balapan nasional Tour de Java, tapi jika dijalan raya kita bisa disambar ranmor dengan kecepatan diatas 40km/jam, dan ini membuat kita mencelat dengan gaya dorong yg nyaris sama. Intinya, helm dipakai untuk semua pesepeda, baik yg ngebut atau tidak.


Ohhh kalo begitu beli helm yg paling mahal saja ya?
Wah ya gak juga. Helm mahal misal harganya 1,5 juta perak bisa jadi sama efektifnya dengan helm seharga 250 rb saja. Sekali lagi, gaya bersepedanya apa dulu. Memang betul, helm yg bersertifikasi sesuai standar helm internasional jatohnya mahal dibanding helm tanpa sertifikasi (helm ngasal aja). Kalo punya duit, beli helm yg "certified and approved" sesuai standar SNELL itu lebih bagus. Sekedar catatan, banyak helm sepeda dijual tapi tdk lulus sertifikasi, cek ini:  http://www.helmets.org/

Ok cut a crap, saya pesepeda urban. Cuma main dijalan aspal kota. Tapi juga pengen sesekali main turing sepeda jarak jauh. Beli yg mana enaknya?
Maunya cuma beli satu helmet untuk semua kepentingan gowes diperkotaan? Enaknya sih beli helm yg ringan dan penuh ventilasi lubang angin dikepalanya. Contohnya spt foto dibawah ini, lihat tuh banyak lubang ventilasinya. Tipe helm ini sangat ringan, kepala tetep adem penuh angin, dan cocok buat cuaca disini yg memang super panas. Struktur helm spt cangkang telur, dilapis busa padat tebal. Jeleknya helm ini begitu terbanting ketanah maka akan remuk spt telur. Kepala terlindung bagus tapi helmnya pasti pecah remuk, karena itu jika sekali jatuh maka helm harus dibuang.   Lihat bedanya dg helm merah dikiri dan helm putih dikanan, beda terbesarnya adalah satu pakai sun shades/ helm visor, dan yg putih polos tidak pakai. Helm yg kiri pakai visor bisa dipakai didua lokasi yakni jalan raya (copot visornya) dan juga cocok buat main MTB. Sdgkan helm putih kanan itu hanya cocok buat road krn tidak punya visor.

http://hsgautama.blogspot.com/search/label/A-SALE































Ada juga helm utk kelas Dirt Jump atau BMX. Dibuat dari bahan solid poly, sangat kuat dan tahan lama. Jeleknya adalah ventilasinya kurang sehingga bisa membuat kepala kepanasan. Helm DJ atau BMX ini jika jatuh terbentur biasanya masih utuh, sedangkan helm difoto atas itu tidak akan sekuat helm DJ-BMX.

Kiri dan tengah helm yg penuh ventilasi. Sedangkan yg kanan (merah) adalah helm BMX atau DJ, lebih berat, ventilasinya sedikit, tapi bahannya sangat kuat.























Perhatikan bagian belakang helm. Ada helm yg dengan sempurna menutup bagian otak kecil sampai kearea tengkuk dengan sangat baik, dan ada yg tidak. Pilih mana yg diinginkan. Banyak terjadi posisi celaka justru karena terjengkang sehingga otak kecil kehantam dibatu keras.




























Simak dengan teliti bagian dalam foam gabus padatnya. Semakin tebal maka semakin baik. Tapi ada juga user yg tidak begitu suka memakai foam padat terlalu tebal. Intinya semakin ngebut dan semakin ekstrem memainkan sepeda, biasanya semakin tebal dan semakin kuat bahan helmnya. Buat gambaran, Tour De France kecepatan sepedanya diturunan Pegunungan Pyrenes skt 110 km/ jam. Bisakah kalian bayangkan jika tabrakan spt apa jadinya kepala tanpa helm?































Pemain sepeda urban dijalan kota TIDAK BOLEH pakai sun shades/ helm visor (plastik diatas mata yg nempel di helm, lihat kiri). Bersepeda dijalan raya jika pakai sun shades atau helm visor justru membuat terjadinya kecelakaan menabrak ranmor didepannya. Jika menggenjot sepeda biasanya badan membungkuk, mata tertutup visor, dan "BRAK" terjadi kecelakaan.    Carilah helm yg bisa copot-pasang visor tsb. Atau jika ngotot mau pakai visor, carilah yg sangat pendek (bantet) dan penuh lubang, gunanya lubang di visor adalah untuk mengintip lalu lintas didepannya ketika kepala tertunduk. Jadi jangan salah beli helm yg visornya tidak bisa dicopot manual.  Sebaliknya, jika main MTB dijalan hutan, maka visor dibutuhkan agar melindungi mata dari ranting pohon yg mencelat kemata (bisa tertusuk dan buta). Silahkan baca soal visor dan jalan raya dipostingan sebelumnya disini.



























Oke apalagi yg harus diperhatikan ketika menaksir helm sepeda?
Helm yg bagus harus bisa melakukan fitting kepala dengan mudah. Jangan cari helm yg tidak bisa melakukan adjustment utk pengepasan dikepala usernya. Pastikan juga semua klip klip plastiknya dari bahan baku heavy duty klip shg tidak mudah patah akibat pemakaian. Helm bagus biasanya mempunyai klip yg kuat dibetot sampai sekian kilogram hentakan.































 Apakah semua orang harus pakai helm ketika naik sepeda?
Ya iyalaaah harus. Sangat gak masuk akal mengira naik sepeda cuma pelan pelan saja dan artinya dia gak butuh helm. Dia gak mikir kalo ada ranmor nabrak dia dengan kecepatan 60 km/jam, maka dia mencelat nyaris sama dengan kecepatan itu, terlempar, langsung menghantam trotoar keras.

Jadi hanya orang o-on yg gak mau pakai helm?
Ah engga juga, banyak kelompok terdidik gak mau pakai helm, mapan dalam hidupnya dan gak miskin amat . Beli helm bagus sampai 4 pun mereka bisa kok. Edukasi baik ternyata tidak membuat kelompok ini takut kepalanya rusak berat akibat laka lantas.

Lantas kenapa masih gak mau pakai helm jika dia terdidik baik dan mapan hidupnya (mampu beli helm)?
Hmmm, mungkin otaknya sudah pindah kedengkul. Jadi kepala itu gak usah dilindungi, hahaha... kidding. Faktanya, memang susah mengajak disiplin padahal untuk dirinya sendiri. Nanti jika dia ketabrak dan kepala kebanting diaspal, dioperasi dan diberi pelat silikon dikepalanya yg pecah, maka dia hidup "bego bego kagak", hidup sih hidup tapi gak bisa ngapa-ngapain lagi. Misal kepala dikasih pelat polycarbonate implan spt foto disini. Siapa sih yg mau jadi begini? Realistis saja, jika mau berkendara dijalan raya maka helm adalah wajib.

Nasehat bijak:

JIKA ELU MAU CELAKA, SILAHKAN CELAKA SENDIRI
TAPI JANGAN IKUT MENYUSAHKAN ORANG LAIN KARENA ULAH ELU.



Pics are linked  1






No comments:

Post a Comment

PERHATIAN :::::::::::
* Komentar soal isi blog ini saja. Promo dilarang disini, maaf.
* Jika kalian penipu online, fake onlineshop jangan harap bisa posting disini. Blog ini tidak dipakai buat numpang aksi penipuan oleh pihak lain. Cari makan halal sana dan jangan menipu.
* NO offensive item, NO haters gak jelas, NO Violence, NO SARA, NO Seks item whatsoeva, NO Judi online, NO drugs, NO Alcohol.

Pedagang Antik dan Barang Jadoel

10 Tahun Dagang Online

10 Tahun Dagang Online

Join Grup Pemancing Fesbuk "Pasarikan", klik foto banner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...