Baca Rules Sisi Kiri Dengan Cermat

Baca Rules Sisi Kiri Dengan Cermat

Tuesday, August 28, 2012

Memanjakan Telinga, Ganti Kabel Audio


Proyek kecil dirumah saat weekend. Bosan mengamati layar TV saja, haduh kayaknya hidup ini gak ada "hal lain" yg layak dinikmati selain lihat TV. Sekarang urusan audio, ini masalah telinga.

Sudah lama kabel "listrik ala cacing kremi" nangkring diperalatan audio yg ada dirumah. Sekarang saatnya diganti dengan kelas yg lebih baik, yakni pakai kabel interkonek lansiran dari MONSTER-cable. Kepalanya dipasang juga konektor bagus pilihan gold coating dengan lock twisting. Diameter ukuran kabel gendutnya mirip jari telunjuk, sangat tebal dan susah digelung. Mayan keringetan ngurusin beginian untuk ngepasin ini-itunya. Logikanya simple aja: makin gendut, maka arus signal diharapkan melonjak kencang antara CD player ke Ampli memakai tipe ini. Pasti bedalah sama kabel tipis selidi doang.

Gonta ganti kabel adalah cara modifikasi simple dikalangan penikmat audio diseluruh dunia, audiophile. Disini juga begitu, sama aja. Banyak yg percaya, bahwa kabel audio yg bagus akan membuat suara yg menyembur akan beda hasilnya. Jadi, daripada gonta ganti player CD/ SACD/ Vinyl + Amplifier, ada baiknya main  kabel saja dahulu karena relatif lebih "masuk akal" dari sisi budget dan waktu. Gonta ganti hardware kayak begitu selain melelahkan dari soal riset ini itu sampe belasan kali tes kuping (namanya audisi), juga gak ada matinya. Karena sampai kapanpun gak ada yg memuaskan. Tiap brand, tiap tipe, punya karakter khas beda dan itu disesuaikan dengan maunya si pendengarnya.

Kabel termasuk komponen penting. Jenis kabel audio terbagi atas, kabel interkonek yg menghubungkan CD/ Vinyl dan Ampli, lalu kabel speaker, dan kabel power untuk listrik.  Gak ada gunanya punya pemutar CD dan Ampli plus speaker sepasang yg hebat kalo kabelnya cuma pakai kabel listrik biasa. Kinerjanya bakalan ampun-ampunan jatuh merosot jika salah memakai jenis kabel yg fungsinya sebagai penghantar signal antar komponen itu. Ada yg bilang, pemutar CD+ Ampli+ speaker boleh saja cuma entry level, asal kabelnya bagus maka suaranya akan berubah mencorong. Atau sebaliknya, mix match itu juga penting. Karena itu jika bicara kabel audio, secara jujur, ada kabel murahan yg harganya 5 ribuan per meter, sampai diatas 5 juta lebih per meter nya yg dibalut material eksotis spt silver, teflon, free oxcygen, high purity cooper, dll. Kaget dengan harganya? Itu sih tergantung tiap user maunya apa. Saya sih emoh pakai kabel seharga sejutaan, giling, mahal itu braaayyy.
Pertanyaannya, kabel apa yg diinginkan? Nah disini pusingnya. Karena kalo bicara data spek kabel sih gak ada artinya sama sekali tanpa didengarkan oleh telinga. Manusia sendirilah yg mendengar, merasakan lalu menilainya bagus atau engga. Kecocokan telinga saat mendengar itulah yg dicari. Monster cable dijodohkan dengan kabel speaker Isoteric Audio gepeng yg terpasang disisi kiri dan kanan speaker bookshelf.

Hasil yg didapatkan dengan monster-cable:
* Suara lebih bening penuh detail. Renyah bright, pas gak nyelekit. Bass bulet-let-let dan sangat bertenaga. Semuanya menonjol naik, detail musik mencorong. Jika makanan, maka gak ragu dibilang rasanya gurih renyah.
* Separasi muncul, ada dimensi atas ruang sekalipun tidak kelewat lebar  dalam staging nya namun udah keliatan jelas titik positioning pemainnya. Musik dan vocal tidak lagi saling tumpang tindih bak cendol didalam gelas. Satu satu keliatan jelas posisinya.
* Vocal penyanyinya alamak cakep pisan. Forward, dominan. Bener benar kuat dan kokoh. Sedikit kasar dan itu malah mengesankan karakter hidup dari suara manusia. Louis Armstrong yg cuap cuap, giling keren. Diana Krall kayak menyanyi dipangkuan gua tuuu... , personal dan lively,  hahaha, rasanya memang sangat dekat seperti mereka didepan muka kita sendiri.
* Power nambah, lumayan sat-set gesit,  kuat dan bertenaga. Dalam volume rendah saat malam haripun masih terasa hentakan semburan warna musik dan vocal yg lantang dan lepas.

Penutup, bukan cuma lagu rock atau blues dia keren, tapi juga mendengarkan musik tradisional kita, misal keroncong. Salah satunya, kalian bisa mendengarkan disini, Kr. Stambul Jampang... nikmatin deh  ** hsgautama.blogspot.com


No comments:

Post a Comment

PERHATIAN :::::::::::
* Komentar soal isi blog ini saja. Promo dilarang disini, maaf.
* Jika kalian penipu online, fake onlineshop jangan harap bisa posting disini. Blog ini tidak dipakai buat numpang aksi penipuan oleh pihak lain. Cari makan halal sana dan jangan menipu.
* NO offensive item, NO haters gak jelas, NO Violence, NO SARA, NO Seks item whatsoeva, NO Judi online, NO drugs, NO Alcohol.

Pedagang Antik dan Barang Jadoel

10 Tahun Dagang Online

10 Tahun Dagang Online

Join Grup Pemancing Fesbuk "Pasarikan", klik foto banner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...