Baca Rules Sisi Kiri Dengan Cermat

Baca Rules Sisi Kiri Dengan Cermat

KHS Fullsus SALE!!

Thursday, August 9, 2012

Meja Bulat Utuh Koleksi Museum Fatahilah Yang Memukau Hati


Sejak kecil jaman SMP ketika datang ke Museum Fatahilah, maka ada satu item yang paling + paling saya sukai yaitu meja bulat yg ada diantara koleksi furniture Museum Fatahilah. Diantara semua koleksi perabotan kayu disini, cuma meja inilah yang paling saya sukai. Dan setiap datang ke museum ini, saya selaluuuu datang kemeja ini. Dengan siapapun saya datang kemari, pun juga saya bawa kedepan meja ini sambil bercuap cuap sok tau didepan meja mengagumkan ini, saya tidak malu mengungkapkan rasa suka saya dengan meja ini dan apa sebabnya suka ini.

Apa hebatnya meja ini dibanding koleksi furniture kayu lainnya?

Coba lihat sekeliling ruangan dilantai dua museum, disana bertebaran koleksi perabotan kayu yg sebetulnya lebih hebat secara fisik karena bertaburan dengan ukiran rumit dan dahsyat ukurannya. Meja ini secara visual tidak menarik, biasaaaa banget, sangat sederhana dan tidak penuh dengan ukiran yg super indah. Disini meja bulat ada dua, satu ukurannya lebih besar dan satu lagi sedikit lebih kecil diameternya (gak pernah diukur dengan meteran, gak berani nanti dianggap merusak aset sejarah).
Buat kebanyakan orang, meja bulat ini memang tidak cantik secara visual tapi buat saya meja ini menjadi menarik karena dia dibuat dari bulatan kayu utuh tanpa sambungan. Sungguh cantik meja ini, dia dipapas dari pohon super besar dijaman itu. Hari ini, mencari pohon dengan diameter sebesar itu rasanya seperti mencari jarum yg jatuh kedalam laut saja, sungguh mustahil.

Jika kalian menyukai teknik pertukangan kayu, maka kalian akan suka sekali mengamati detail setiap guratan yg ada dipermukaan meja yg sangat luas ini. Saya bukan tukang kayu, tapi saya suka menyimak jurnal jurnal majalah atau online yg dikeluarkan oleh tukang kayu non pabrikan yg masih suka membuat perabotan secara manual alias hand made. Ketertarikan personal akan teknik pertukangan kayu membuat saya mengamati meja ini tentu saja dari sisi si tukang kayu yg membuatnya, dan ini tentu saja beda dengan wisatawan lain yg datang kesini cuma celingukan sana sini. Ini membuat pikiran saya penuh tanda tanya menebak nebak cara pembuatannya dengan pikiran saya yg sederhana (bukan tukang kayu beneran!)

Jika kita mau merundukan kepala nyaris rata dengan permukaan meja, maka dipermukaan akan terlihat guratan guratan memanjang yg sesungguhnya dijaman awal pembuatannya merupakan guratan dari serutan kayu yg dipakai oleh si tukang pembuatnya. Alat serut kayu ini dikalangan tukang kayu profesional disebut sebagai "hand planer", digerakan oleh tenaga tangan, sebuah balok kayu yg ditengahnya diletakan sebilah baja tajam untuk meratakan plus menghaluskan permukaan kayu. Hasil dari guratan tukang kayu memakai planer itulah menjadikan meja ini seperti mempunyai "finger print", dia menjadi penanda "siapa tukang hebat yg membuat" meja ini, sifatnya sangat unik dan personal, tiada duanya dan hanya datang dari satu orang pembuatnya saja. Katakan saja, misal, bengunan ini dibuat abad ke 17 dan dimasa yg sama inilah meja ini dipesan lalu dibuat, maka situkang kayu "Doelah" (sebut namanya itu, misal) yg mempunyai alat serut ukuran sekian dengan bilah pisaunya selebar sekian meratakan permukaan kayu dengan keahlian dia, segala curahan pengalaman dia selama belasan tahun menciptakan furniture membuat dia mempunyai 70 trik, 33 tips, dan 18 resep ampuh bagaimana membuat permukaan meja dengan diameter dua meteran ini menjadi sangat halus dan rapih.  
Tukang kayu lainnya akan punya resep dan metoda kerja beda dan tentu saja alat yg beda shg membuat hasil serutan dia akan berbeda pula dengan si Doelah ini. Hasil karya Doelah yaa cuma dihasilkan dari tangan maestro ini,  hasil tangan terampil dia dan jenis alat dia merupakan  "finger print" yg pasti akan menyertai semua produk kayu bikinan dia, dan ini akan terlihat jika kita amati teliti sambil diraba oleh telapak tangan kita.
Dititik inilah maka meja kayu bulat dua buah ini menjadi sangat saya sukai dibanding furniture lain. Luasnya permukaan rata meja ini membutuhkan teknik yg sulit dihaluskan dengan peralatan "purba" diabad 17 an. Jaman sekarang  semua permukaan kayu sudah dihaluskan memakai mesin presisi table planner dan sander pro. Meja ini adalah "item paling favorit" dihati saya karena sangat sederhana tapi susah dibuatnya dan menyisakan banyak kekaguman dari teknik pertukangan kayu dijaman Belanda.

Saya gak paham apakah ahli sejarah pernah juga menilik dari sisi ini, misal Puslit Arkenas mendatangkan 10 tukang kayu gaek profesional dalam dan luar negeri untuk membuat identifikasi item meja ini, salah satunya memakai pendekatan teknik pertukangan kayu, jadi bukan cuma bilang: hmmm saudara saudara sekalian meja ini dibuat dari kayu anu, beratnya anu, diperkirakan tahun pembuatan anu bla bla bla.... Sejujurnya saya belum pernah baca hasil laporan ttg hal ini, dan gak tau apakah ini pernah diteliti. Jika pernah diteliti, tentu saja ini merupakan satu hal yg mengasikan disimak karena memberi dimensi beda.

http://hsgautama.blogspot.com/search/label/A-SALE

By learning hand skills... "... they will become qualified to decide between what is good and what is bad work, and thus avoid the misfortunes which befall the ignorant and credulous through the impositions of knaves."
"Wisdom of the hands"


-------

Mengingatkan perjalanan panjang bangunan ini:
Museum ini dibangun tahun 1620 jaman Gubernur Jendral Jan Pieters Zoon Coen (VOC) dengan fungsi sebagai Balaikota. Kemudian, bangunan ini digunakan secara bergantian al dimasa pendudukan Jepang tahun 1925-1942 dipergunakan sebagai kantor provinsi Jawa Barat. Tahun 1942-1945, dipakai untuk markas Kempetei Dai Nippon (Markas Angkatan Laut Jepang). Pada 1945-1963. beralih fungsi jadi Kantor Gubernur Jawa Barat. Tahun 1964-1972, menjadi Markas TNI, kemudian dijadikan Markas Kodim 0503 Jakarta Barat. Tahun 1972, diserahkan ke pemerintah Daerah DKI Jakarta, dan tahun 1973 dipugar lalu pada tanggal 30 maret 1974 resmi menjadi Museum Sejarah Jakarta.

Pics/ quotation took from here  1    



No comments:

Post a Comment

PERHATIAN :::::::::::
* Komentar soal isi blog ini saja. Promo dilarang disini, maaf.
* Jika kalian penipu online, fake onlineshop jangan harap bisa posting disini. Blog ini tidak dipakai buat numpang aksi penipuan oleh pihak lain. Cari makan halal sana dan jangan menipu.
* NO offensive item, NO haters gak jelas, NO Violence, NO SARA, NO Seks item whatsoeva, NO Judi online, NO drugs, NO Alcohol.

Pedagang Antik dan Barang Jadoel

10 Tahun Dagang Online

10 Tahun Dagang Online

Join Grup Pemancing Fesbuk "Pasarikan", klik foto banner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...