Baca Rules Sisi Kiri Dengan Cermat

Baca Rules Sisi Kiri Dengan Cermat
Showing posts with label unik. Show all posts
Showing posts with label unik. Show all posts

Monday, June 26, 2017

Salah Satu Varian VW Combi Langka: VW T2 Kemperink

Perusahaan keluarga "Kemperink" didirikan pada tahun 1890 di Harbrinkoek dekat Almelo di Belanda. Pada tahun 1931 itu menjadi perusahaan spesialis pelatih, yang juga mengubah dan membangun wagon untuk angkut barang berat.

Ide awal VW Transporter berasal dari pemain asal Belanda, Ben Pon dan sejak awal 1950-an kendaraan ini terbukti sangat populer di Belanda.

Volkswagen sudah memproduksi berbagai macam kendaraan utilitas berdasarkan transporter VW, termasuk van tertutup, pickup, ambulans, minibus dan mesin pemadam kebakaran. Tapi dinamisme perdagangan menuntut kendaraan yang menawarkan lebih banyak ruang untuk membawa barang.

Kemperink yang datang dengan memberikan solusi nyata pertama. Pada tahun 1954 mereka membangun transporter VW LWB yang pertama. Pada dasarnya chassis pickup VW normal dipanjangkan pada jarak 90cm dan sebuah kotak van type section yang kemudian dipasang.
Ini mengubah jarak sumbu roda dari 2400mm menjadi 3300mm dan menghasilkan van kotak ringan yang mampu membawa barang besar, yang bisa dimuat oleh palet dari samping atau belakang kendaraan.

Jenis ini menawarkan 10 meter kubik luas yang luar biasa diruang interior, bukan standar 5 meter kubik. Ini jauh lebih baik daripada hampir setiap produksi 1 ton van lainnya pada saat itu. Mobil van ini masih didukung oleh mesin 119 hp 40 hp dan memiliki berat 1200 - 1315kg.

Van pertama yang diproduksi dikirim ke produsen industri kasur di Rotterdam. Ini kemudian diikuti pesanan dari produsen biskuit bernama Bolletje yang memesan beberapa kendaraan. Hal ini pada gilirannya menyebabkan pesanan dari perusahaan pakaian C & A, dan pesanan yang sangat menguntungkan dari tentara Belanda.

Kemperink menghasilkan 2 model dasar; Panjang dan tinggi (Lang und hoch), Der Kastenwagen - Bestelwagen (high top LWB)

Die Pritsche - (pickup yang panjang)
Bestelwagen (kecuali pesanan khusus) biasanya disertakan tanpa jendela. Bagian atas kabin bagian atas terdiri dari rangka baja berbentuk persegi dengan sisi baja. Bagian atapnya terbuat dari fiberglass dan untuk mengimbangi kekurangan jendela biasanya ditinggalkan dengan bagian tengah yang jernih untuk memungkinkan penerangan alami interior. Versi van layar split awal memiliki profil atap datar dengan tepi yang membulat. Kemudian kendaraan Bay window dengan profil atap yang merendah, yang memberi ruang kepala ekstra di dalamnya. Karena berdasarkan pada jenis pickup, semua kendaraan memiliki cab  terpisah. Kendaraan awal memiliki pintu belakang kembar (atau tunggal) dan (biasanya) pintu belakang yang sangat besar yang dilengkapi dengan struts gas.

Mungkin (tapi belum dikonfirmasi) bahwa ada beberapa versi Crew Cab dari "Die Pritsche" diproduksi. Berikut adalah contoh EFX178T yang sebelumnya dimiliki oleh "Just Kampers"
crew cab yang sudah lama ini pernah dimiliki oleh Just Kampers.

Selama tahun 60an dan 70an Kemperink berevolusi dari layar terbelah ke Bay Window, namun sedikit yang lain berubah menjadi kendaraan dasar. Satu-satunya perubahan besar selama periode itu adalah pilihan pintu geser daripada membuka pintu samping atau penutup jendela. Kendaraan ini ditunjuk sebagai 'Bestelwagen Special'.

Dari spec dasar ini, ratusan kendaraan ini akan diubah menjadi berbagai jenis kendaraan utilitas lainnya mulai
dari van dasar sampai toko keliling. Tentara Belanda menggunakan mereka sebagai ruang radio, menyediakan kendaraan dan dapur bergerak. Banyak juga digunakan untuk konversi kemping.

Mereka mengambil sedikit ruang untuk digunakan saat mengemudi. Sebagian besar dilengkapi dengan mesin 1600cc (atau kurang). Visibilitas sangat buruk terutama jika tidak ada jendela yang dipasang. Manuver dan berhenti harus direncanakan. Namun mengendarai Kemp sangat asyik dimanapun Anda pergi, selalu menarik perhatian.

Pada akhir tahun 1970-an ada banyak persaingan dari VW sendiri - setelah 20 tahun VW akhirnya datang dengan kendaraan LWB mereka sendiri (LT) dan ini terbukti menjadi jatuhnya produksi Kemperink. Tak lama setelah Volkswagen memperkenalkan Transporter T3 pada tahun 1979, produksi Kemperinks berakhir. hsgautama.blogspot.co.id

Sumber foto1



Thursday, August 18, 2016

Micro bis ini sempat menguasai jalanan disini Mercedes-Benz O 319

Mercedes-Benz O 319 adalah mobil micro bus ukuran sedang, mirip mobil VW Combi
Dia pernah masuk ke Indonesia tahun 1970an dan menguasai jalanan kota dan antar kota disini. Tahun 1990 an Mercedes-Benz O 319 masih terlihat memenuhi terminal bis kecil dijalur Kerawang Jabar dan melayani rute antar Kabupaten disana. Ketika melihat ini di terminal bis Kerawang (era 90an) disempatkan mampir kedalamnya dan membuat beberapa shot foto. Sayangnya, micro bus yang menjadi angkutan bis di Kerawang dulu itu interiornya dan tampangnya sudah amburadul, maklumlah angkutan umum disini biasanya mmg jelek. Sekarang bis ini sudah lenyap dijalur Kerawang, peremajaan dan perda lokal mengharuskan mobil yang muda dan fit. **** hsgautama.blogspot.co.id

Source
http://forums.pelicanparts.com/off-topic-discussions/685240-mercedes-microbus-o-319-a.html
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Mercedes-Benz_O_319.jpg
https://www.myvan.com/history/mercedes-benz-o-319-oldtimer-bus/
http://bit.ly/2be1u72
http://www.classicweissblau.de/index.php?id=66
https://www.myvan.com/history/mercedes-benz-o-319-minibus/#!







Thursday, March 31, 2016

Transportasi tandu panggul masih ada di Indonesia

Dikota besar mencari angkutan umum bermotor bukan hal sulit. Tapi dibeberapa daerah terpencil dipelosok Indonesia masih ada transportasi panggul dengan manusia. Jenis transportasi ini semacam tandu yang digotong dibahu manusia dan dibawa berpergian kesatu tujuan. Beberapa wilayah terpencil dan bergunung gunung, jenis transportasi ini masih dapat dijumpai. Klien yang pakai jenis angkutan ini adalah orang tua atau orang yang sakit sehingga harus dipanggul oleh manusia lain.
Tampak disini, transportasi taksi panggul yang ada di Mamasa, dekat wilayah Toraja Sulawesi, sebuah wilayah luas dengan area pegunungan yang curam tinggi. Didesa Balapeu Mamasa, penduduk yang sakit harus digotong memakai tandu agar bisa berpergian kedesa tujuan yang jaraknya bisa 3 jam jalan kaki. Bukan perkara mudah untuk menapaki tanjakan terjal disana, dan butuh bantuan dari pria dewasa lain yang punya ketahanan fisik memadai untuk membawa tandu ini **** hsgautama.blogspot.com

https://www.google.co.id/maps/place/Mamasa+Regency,+West+Sulawesi/@-2.9964105,119.3236705,10z/data=!4m2!3m1!1s0x2d9373581fa7088d:0x3030bfbcaf76f40



Tuesday, March 15, 2016

Seni ritual Bantengan dikota Batu warisan era kerajaan Singasari

Kesenian rakyat "bantengan" adalah ritual pertunjukan yang lumayan mistis. Pemain bantengan akan dirasuki oleh tenaga mistis binatang banteng atau kerbau, dan bertingkah laku seperti halnya hewan kerbau. Khusus wilayah kota Malang dan Batu, kesenian ritual bantengan sangat populer sebagai pertunjukan yang kerap ditanggap pada acara acara khusus.

Menurut cerita pinisepuh, kesenian bantengan ini pertama kali dimainkan oleh prajurit infantri dari kerajaan Singasari tahun 1200-1300 yang pusat pemerintahannya memang didekat Malang. Mereka memainkan ini sebagai bagian dari olah latih beladiri pencak silat dan ritual yang dikemas jadi satu. Gerakan liar banteng yang dirasuki oleh kekuatan mistis hewan ini akan menyeruduk dan bertahan (attack and defense) secara bertubi tubi, sekilas posisi ini memang dibutuhkan oleh prajurit saat melakukan gempuran kepada lawan dalam posisi pertempuran jarak dekat.
Dalam prakteknya sekali tampil, bantengan tidak hanya satu saja, tapi bisa sampai beberapa kelompok turut serta. Satu banteng dikendalikan oleh dua pria dewasa, satu orang didepan memegang kepala banteng **** hsgautama.blogspot.com
bertanduk, lalu disisi ekor akan dipegang oleh partnernya. Sekilas ini mirip barongsai yang juga dikendalikan oleh dua orang. Jika diperhatikan, hanya pemegang kepala banteng itu saja yang kerasukan oleh kekuatan mistis banteng. Saat kerasukan gerakan dia akan dikendalikan oleh lecutan pecut yang dipegang oleh sesepuh kelompok, dan pecut inilah semacam tombol pemicu agar banteng beringas bergerak. Sehabis pecut dilecutkan keras diudara, maka para banteng akan mengambil posisi untuk saling beradu kepala. Sebuah pertunjukan yang lumayan keras dan berbahaya. Dalam satu acara di pageralaran Nuswantara Artnival 2016 kemarin di Batu, Bantengan sempat digelar massal dengan melibatkan sekitar 500 orang, sebuah pertunjukan besar besaran yang dikerahkan oleh sesepuh kelompok ini mas Agus.  *** hsgautama.blogspot.com






Thursday, March 10, 2016

Atap rumah dari daun Welit tanaman tebu

Daun tebu jika sudah mengering dapat digunakan sebagai atap rumah. Dijaman dahulu, rumah dengan atap daun Welit adalah jamak ditemui dimana mana. Dijaman modern ini, pemakaian Welit masih bisa terlihat diperkampungan di Jawa, atau dipakai digubuk istirahat dipematang sawah. Bisa dikatakan, atap Welit belum punah, masih banyak yg pakai ini, khususnya wilayah yang memang berdekatan dengan sentra pertanian tebu skala industri. Pemakaian lainnya biasanya dipakai oleh restoran untuk atap gazebo agar tampil lebih gaya. Atap Welit bisa bertahan sampai diatas 6 tahunan jika dipasang dengan cara yang tepat.  ****hsgautama.blogspot.com






Friday, March 4, 2016

Tari Gawi dari Flores yang menghentak bertenaga

Tari Gawi adalah salah satu tarian usai panen yang ada di Flores Nusa Tenggara Timur. Disana tarian ini akan dilakukan selama 12 hari (12 malam), dilakukan secara massal oleh penduduk desa. Tari Gawi ini dipertunjukan diacara Nuswantara Artnival 2016 dikota Batu Jawa Timur akhir Feb lalu. Secara visual, tarian ini sangat energetik dan penuh kekuatan hentakan dari puluhan pria yang membuat lingkaran sambil bernyanyi. Sebuah seni pertunjukan rakyat yang menarik disaksikan  *** hsgautama.blogspot.com

Referensi:
http://www.negerikuindonesia.com/2015/09/tari-gawi-tarian-tradisional-dari-ende.html

Tari Gawi adalah tarian tradisional yang dilakukan secara masal di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tarian ini merupakan salah satu tarian adat masyarakat suku Ende Lio sebagai ungkapan rasa syukur atas segala berkat dan rahmat yang diberikan oleh Tuhan kepada mereka. Dalam pertunjukannya Tari Gawi dilakukan secara masal dengan saling berpegangan tangan dan membentuk formasi seperti lingkaran yang menjadi ciri khas tarian ini. Tari Gawi sering ditampilkan dalam upacara seperti saat selesai panen, pembangunan rumah adat, pengangkatan kepala suku dan acara adat lainnya.

Tari Gawi ini merupakan salah satu tarian suku Ende Lio yang tertua dan sudah ada sejak jaman leluhur mereka dulu. Menurut sumber sejarah yang ada, tarian ini sejak dulu sering ditampilkan dalam upacara adat atau ritual adat masyarakat Ende Lio. Tari Gawi ini biasanya ditampilkan di bagian akhir acara sebagai penutup dan merupakan ungkapan rasa syukur atas berkat dan rahmat yang diberikan oleh Tuhan kepada mereka. Nama Tari Gawi ini berasal dari dua kata yaitu “Ga” yang berarti segan/sungkan dan” Wi” yang berarti menarik. Tari Gawi juga dapat diartikan menyatukan diri.








Monday, August 24, 2015

Abdullah Balbed, Orang Pertama yang Bersepeda dari Indonesia ke Amerika

Washington DC - Kamis (20/8/2015), masyarakat Indonesia di Washington DC dan sekitarnya dikejutkan oleh kabar meninggalnya  Abdullah Balbed, seorang warga Indonesia yang telah menetap di Amerika Serikat selama hampir 60 tahun. Selain menyisakan duka mendalam bagi keluarga, kepergian sesepuh yang dikenal ramah dan rendah hati itu juga  menimbulkan rasa kehilangan di kalangan banyak orang yang mengenalnya.

Pak Balbed, begitu ia akrab disapa, adalah sebuah legenda. Keberangkatannya ke Amerika Serikat pada Januari 1955 menjadi buah bibir di seantero negeri lantaran dia menjadi orang pertama yang melakukan perjalanan dari Indonesia ke Amerika menggunakan sepeda. Bersama dua rekannya, Sujono Djono dan Rudolf Lawalata, selama hampir dua tahun Balbed menjelajah benua Asia, Eropa, hingga akhirnya sampai ke Amerika
"Kami dilepas secara langsung oleh Bung Karno. Banyak media memuat berita mengenai perjalanan kami. Karena menarik begitu banyak perhatian, tidak sedikit orang yang membantu di perjalanan," tutur Balbed dalam perbincangan dengan detikcom beberapa waktu lalu.
Saat itu Indonesia di bawah Presiden Soekarno tengah memobilisir negara-negara Asia-Afrika untuk menggaungkan perlawanan terhadap kolonialisme dan kritik terhadap kapitalisme. Sejarah mencatat, Konferensi Asia Afrika (KAA) diselenggarakan pada bulan April 1955, hanya empat bulan setelah keberangkatan Balbed dan kawan-kawan ke Amerika.

Secara politik, perjalanan ke negara yang menjadi jantung kapitalisme tapi sekaligus turut berperan dalam pemerdekaan Indonesia itu memiliki makna tersendiri. Kita tidak tahu pasti apa yang ada di benak Bung Karno saat melepas mereka. Namun ada fakta sejarah tak terbantahkan bahwa setahun setelah penyelenggaraan KAA, yaitu pada bulan Mei 1956, Bung Karno untuk pertama kalinya berkunjung ke AS dan disambut secara meriah oleh publik Paman Sam.

Dalam pidatonya di National Press Club, Bung Karno berujar kepada publik AS: "kita mungkin berbeda dalam hal taktik karena masalah yang kita hadapi saat ini berbeda, tapi kita punya tujuan yang sama" yaitu "kemerdekaan yang lebih luas untuk umat manusia." Dengan pidatonya, Bung Karno sepertinya ingin menarik simpati negara pemenang perang tersebut.

Meski berangkat duluan, tapi Balbed tiba belakangan dari Bung Karno. Tentu saja, Bung Karno berangkat dengan pesawat, sementara Balbed bersepeda. Dia baru tiba di AS tiga bulan setelah Bung Karno pulang. Di masa itu belum banyak stasiun televisi yang beroperasi di Indonesia. Berita mengenai perjalanan Balbed dan kawan-kawan kebanyakan diliput oleh radio dan koran.
"Saya masih menyimpan klipingnya, kapan-kapan saya tunjukkan," kata Balbed, sebuah rencana yang tak sempat terlaksana hingga kepergiannya menghadap Tuhan.

Selain legenda sepeda, Balbed juga dikenal sebagai tokoh yang paham betul sejarah KBRI Washington DC serta hubungan bilateral Indonesia-Amerika. Setelah tiba di AS, tak memakan waktu lama bagi Balbed untuk ditarik oleh KBRI sebagai pegawai. Balbed yang semula tidak berniat menetap di Amerika akhirnya mengubah rencana.
"Waktu itu saya ditawai oleh Bapak Duta Besar Moekarto (Notowidigdo) untuk bekerja sebagai local staff di KBRI, dan saya terima tawaran itu," tuturnya.

Sejak itu Balbed tinggal di Amerika, dan hingga 50 tahun kemudian mengabdi kepada negara dengan bekerja sebagai staf di KBRI, sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2006. Setelah purna tugas, Balbed masih kerap aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan KBRI, antara lain sebagai penerjamah. Selain kepiawaian mengendarai sepeda, pria keturunan Arab itu juga dikenal sebagai seorang poliglot. Balbed juga kerap disewa sebagai penerjemah oleh Departemen Luar Negeri AS.

Selama 60 tahun malang-melintang di Washington DC, Balbed menjadi saksi hidup atas pasang surut dan perkembangan hubungan Indonesia-AS. Dengan daya ingatnya yang tajam, dia bisa menyebut secara akurat momen-momen penting dalam hubungan kedua negara. Dia bahkan ingat di luar kepala kapan KBRI menjamu tokoh-tokoh penting AS, seperti Wakil Presiden Hubert Humphrey pada tahun 1967 dan Wakil Presiden Walter Mondale pada tahun 1980.

Selain itu, Balbed juga paham betul mengenai sejarah gedung KBRI yang dibangun pada tahun 1901 sebagai sebuah rumah pribadi dan dibeli oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1950. Tulisan Balbed mengenai sejarah gedung historis tersebut pernah dimuat di The Jakarta Post dan ditampilkan di laman KBRI.

Kepergian Balbed amat mengejutkan siapapun yang mendengarnya. Pasalnya, meski sudah sepuh, pria kelahiran 3 November 1935 tersebut masih tampak bugar. Ke mana-mana Balbed selalu menyetir sendiri mobilnya. Tiga hari sebelum kepulangannya, dia bahkan sempat menjadi pembaca doa pada upacara bendera dalam rangka peringatan 70 tahun HUT RI di Wisma Dubes.

Usai upacara, detikcom sempat menyalaminya seraya mengucapkan terima kasih atas pembacaan doanya. Seperti biasa, dia tertawa ramah dan sumringah. Rupanya upacara itu menjadi momen terakhir dia memberikan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih. Sabtu, dua hari setelah mangkatnya, jenazah Balbed dimakamkan di sebuah pemakaman asri di Virginia, diiringi doa dari keluarga dan teman-teman dekatnya. Selamat jalan Balbed sang legenda!
(nrl/nrl)

Wednesday, August 19, 2015

Kampung mistik Balapeu ditanah tinggi Mamasa Sulsel

Mendudukan mayat ditiang tengah rumah
Sulawesi Selatan bukan cuma Bugis dan Makasar. Bukan pula Tana Toraja yang ada di Rantepao. Masih banyak yang menarik untuk dilihat, salah satunya yakni Mamasa (1150 m). Kota kecil yang sudah menjadi kabupaten ini adalah daerah gunung, hutan dan sungai, dalam ikatan kekerabatan dengan adat Toraja, tapi "bukan toraja pada umumnya".   Mendatangi tempat ini seperti surga bagi yang gemar trekking, hiking, rafting, dan bisa juga mountain-biking, atau mau menjajal bawa mobil via jalan poros Sulawesi yang terkenal dengan jurang dalamnya dan rute yang "hancur". Bagi yang merasa shape-up, dan suka outdoor activities, inilah tempat yang cocok buat mereka. Daerah masih perawan ini nyaris belum di "ubek ubek" secara membabi buta.

Perjalan kemari cukup lama dan melelahkan. Dari  Makasar larikan mobil kearah kota penghasil beras Pinrang dan tancap terus melalui jalan mulus hingga kekota Polewali (waktu tempuh 5 jam). Rute ini adalah daerah dataran rendah melewati bibir pantai yang berudara panas garang. Setelah lewat Pinrang tetap pacu kendaraan menuju Polewali.  Dari sini, belok masuk menanjak tajam, jalan rusak semi permanen (Oktober 2003) ke Melabu dan terus mentok di Mamasa selama 4 jam lebih . Dengan lama perjalanan seperti itu dan kondisi jalan "hancur" dari  Polewali ke Mamasa, ada baiknya tidak membawa anak kecil karena akan membuat mereka kelelahan dan menderita.
Perjalanan paling berat terasa ketika lepas dari Polewali menuju Mamasa. Panjang jalan yang hanya 90 km itu terasa amat lambat dan cukup berat karena kondisi jala yang tidak bagus. Rute Polewali ke Mamasa juga jarang dijumpai rumah penduduk, tidak ada warung, tidak ada pombensin, dan udara terasa kian dingin dan dingin ketika posisi ketinggian makin naik kepegunungan.Karena itu, sangat disarankan utk mengisi penuh bahan bakar di Polewali sebelum belok masuk.

Selain terkenal dengan alam perawannya dan udara yang dingin menyengat, Mamasa juga dianggap sebagai pusat kekuatan mistik terbesar bagi etnis Toraja. Banyak orang Toraja mengakui bahwa mereka segan jika berhadapan dengan kekuatan mistik Mamasa yang dianggap lebih hebat dari apa yang ada dalam khasanah ilmu gaib orang Tator.
Khabar kehebatan mistik orang Mamasa memang kondang, selama disana cerita itu juga terdengar dan diutarakan dengan gaya biasa saja. Salah satunya yang terkenal adalah membangkitkan mayat dari kematiannya dan disuruh berjalan sendiri.  Ratusan tahun silam, banyak orang Mamasa pergi merantau memotong gunung dan hutan. Dalam perantauan bisa saja terjadi salah satu kawan dalam perjalanan mendadak meninggal dunia. Karena kondisi alam yg berat melewati hutan dan gunung, maka teman-teman (yang masih hidup) bisa membawa pulang si mati dengan membuat upacara pembangkitan mayat. Dan jadilah mayat itu berjalan sendiri pulang kerumahnya, melewati hutan dan jurang berhari hari !
Sesampainya dikampung halaman, mayat itu disambut dengan upacara tertentu. Setelah itu si mayat didudukan didalam rumahnya hingga beberapa hari kemudian sebelum dikuburkan. Urusan "bangkit-membangkitkan" mayat ini bukan cuma kepada manusia saja. Binatang seperti kerbau yang sudah dipotong kepalanya dan dikuliti habis, masih bisa dibuat berdiri dan berlari kencang, mengamuk kesana sini!  Bedanya, jika membangkitkan mayat manusia itu bertujuan untuk kebaikan, sedangkan jika membuat kerbau tanpa kepala mengamuk adalah kerjaan orang berilmu yang iseng hendak mengacau sebuah pesta dirumah orang lain karena dendam pribadi.  Lumayan menyeramkan. *** hsgautama.blogspot.com

My personal GPS Garmin track log to Mamasa click here:
http://navigasi.net/goprv.php?u=8nnjn7c



Thursday, August 6, 2015

SALE Victorinox pisau tukang jagal hewan profesional










Pisau untuk tukang jagal hewan atau tukang daging, resto barbeque, perikanan... dll
Swiss Knife Original, BNIB, readystock Juli 2015

Tipe pisau jagal profesional Victorinox Swiss:

* 5.7303.25 (gagang Fibrox, 25cm), Rp 900.000 ,-.
* 5.7303.31 (gagang Fibrox, 31cm), Rp.1.150.000 ,-.
* 5.7303.36 (gagang Fibrox, 36cm), Rp.1.300.000 ,-.
* 5.7803.15 (gagang Fibrox, 15cm),  Rp 550.000 ,-.

*****  Tidak termasuk biaya ongkir paket, tanpa sarung.
*** Catt: Setelah transfer pembayaran butuh PROSES ORDER 4 hari, baru kmd dipaketkan.

((Gagang pisau dari Black Fibrox adalah sejenis material sintetis khusus mirip karet plastik, anti licin, pegangan tetap mantap sekalipun terkena banjir darah ditangan saat bekerja))


SALE tongkat asah pisau Profesional (Victorinox sharpening steel rod):
7.8033 (23cm)        Domestic knife                    Rp.500.000,-/pc
7.8558 (30cm)        Butcher, ceramic knife         Rp.900.500,-/pc
7.8413  (30cm)       Butcher, midle fine cut         Rp.775.000,-/pc
** Link: http://hsgautama.blogspot.com/2015/08/tongkat-alat-asah-pisau-victorinox-pro.html



=====================

CARA PEMBELIAN:

















======================


Pisau jagal atau pisau daging Victorinox disebut sebagai pisaunya tukang jagal hewan kelas profesional (untuk pekerja di industri pemotongan hewan) diseluruh dunia sebagai salah satu pisau terbaik yang pernah dibuat diplanet ini. Ketajaman dan kelenturannya, pegangan khususnya yang tidak akan membuat licin karena darah hewan, awetnya ketajaman pisau ini membuat dia menjadi pisau mutlak yg harus ada dipinggang semua tukang jagal dan menjadi pisau tukang daging kelas profesional.
Sapi Brahman raksasa
Salah satu tukang jagal hewan asal Indo di Australia pernah bilang bahwa pisau jagal hewan Victorinox bisa dipakai memotong 500 hewan perhari, tiap 40 ekor hewan dipotong baru diasah. Waktu tidak terbuang dengan pisau profesional kualitas hebat. Pisau jelek membuat tiap satu ekor harus diasah ulang, rugi buang waktu dan uang, antrean hewan yang harus dipotong padahal banyak.
Daya tahan ketajaman Victorinox  luarbiasa dan memang dipakai oleh profesional jagal yang harus memotong dipabrik pengolahan daging sampai diatas 100 ke 1000 ekor hewan.

=====================

Klik di tag "PISAU"
PISAU SOLINGEN German (cap Garpu)
http://hsgautama.blogspot.com/2014/04/sale-ready-stcok-pisau-cap-garpu.html

=====================


Kisah Usman, tukang jagal Indonesia yang bekerja di Beef City, Queensland, Australia,
15.000 sapi per bulan dipotong dia (546 ekor per hari):
http://malang-post.com/features/75042-sehari-sembelih-546-ekor-pisau-untuk-sekali-ayun

.. Menyembelih sapi sebanyak itu, ayah tiga anak itu memiliki alat dan  trik tersendiri.  Salah satunya adalah mengandalkan pisau khusus. ‘’Ini pisaunya. Ukurannya macam-macam. Tapi saya suka yang kecil,’’ katanya sembari menunjukan dua pisau khusus miliknya yang melengkung.
Dua pisau dengan desain khusus itu, diantaranya merk VICTORINOX. Karena produksi khusus, dijamin sulit ditemui di tempat lain.
‘’Kuncinya ada di pisau ini. Pisau harus tajam. Sekali kena, langsung selesai,’’ jelasnya. Agar ampuh menumbangkan sapi jenis Heather Foord, Brahman hingga Black Angus, setiap 40 ekor sembelih, wajib asah pisau.

Menyembelih hewan dalam jumlah yang banyak, ternyata bagi dia bukan mengandalkan tenaga atau kekuatan tangan. ‘’Yang diandalkan dan diutamakan itu pisau yang tajam,’’ kata dia menegaskan. Sekali sembelih, sapi harus mati. ..‘’Harus sekali sembelih langsung mati. Kalau sampai dua kali atau berlebihan menjadi tidak halal,’’  terang dia.

Pics here.

PISAU DIPAKAI UNTUK MENGOLAH BAHAN DAGING MAKANAN
BUKAN untuk tujuan melanggar hukum Pidana dan bukan mainan 


#  Ragu dengan reputasi kejujuran saya sbg seller? kok repot sih,
klik saja data record penjualan, ada 200 halaman lebih tuh, Klik tag: A-SOLD-001
http://hsgautama.blogspot.com/search/label/A-SOLD-001
#  Testimonial BUYER dan kolega yang mengenal saya langsung:
http://hsgautama.blogspot.com/2012/08/imigrasi-dari-hsgautama-multiply.html
# ATURAN PEMBELIAN disini, mohon dibaca teliti:
http://hsgautama.blogspot.com/2015/08/aturan-main-pembelian-diblog-hsgautama.html





Untuk mengelet kulit hewan dan mengolah daging

Pengasah pisau HANYA YANG DICENTANG tersedia stok









Contoh size 36 cm dipegang oleh tangan





http://malang-post.com/features/75042-sehari-sembelih-546-ekor-pisau-untuk-sekali-ayun

MALANG POST
Sehari Sembelih 546 Ekor, Pisau untuk Sekali Ayun
Selasa, 15 Oktober 2013 12:01

MERANTAU di Australia dan sukses menjadi ahli jagal hewan, Usman Mahri kini mengabdi dan berbagi ilmu. Pria asal Jalan Yulius Usman, Gang VI Kota Malang itu, selalu berada di Malang pada setiap jelang Hari Raya Kurban. Tujuannya agar ia menyembelih hewan kurban dan berbagi ilmu tanpa biaya sehingga  para jagal hewan kurban paham menyembelih sesuai syariah.

Senin malam (14/10) hingga Selasa kemarin, menjadi hari-hari sibuknya. Usman atau Ozi, begitu nama akrab pria 49 tahun itu, mulai menata jadwal penyembelihan. Ia harus sembelih hewan kurban di beberapa tempat.

Dua pisau khusus lengkap dengan sarungnnya, sebilah alat asah pisau, safety glaves terangkai dalam rantai, menyerupai sabuk telah disiapkan. Sepatu boot pun tinggal dikenakan. Itulah alat kerja Usman.

Usman bukan sembarang tukang jagal hewan. Ia profesional lantaran memiliki tingginya jam kerja. Karena profesional, pria tinggi besar itu kini dikenal. Apalagi ia selalu hadir di Malang pada setiap Hari Raya Kurban.  Idul Adha tahun ini, dia menyembelih sekitar 30 ekor sapi dan 180 ekor kambing di sejumlah tempat.  Jumlah itu masih bersifat sementara saat ditemui di rumahnya pada Senin malam. ‘’Biasanya subuh baru dapat informasi lagi,’’ ucapnya.

Tahun lalu, dia sembelih 14 ekor sapi dan 98 ekor kambing. Bagi orang awam atau tukang jagal hewan biasa, jumlah hewan yang disembelih Usman itu, terbilang banyak. Tapi tidak bagi Usman.

14 ekor sapi dan 98 ekor kambing itu, bisa disembelihnya dalam waktu super kilat. Jika dirata-rata, Usman hanya membutuhkan waktu antara 10 sampai 30 menit. Menyembelih hewan kurban dalam jumlah yang banyak memang tak sulit bagi Usman.
Pria penghobi bola itu sudah terlatih memotong hewan kurban dalam jumlah yang jauh lebih banyak. Itu karena sejak tahun tahun 2006 hingga saat ini, Usman bekerja sebagai penyembelih hewan di perusahaan pemotongan hewan di Austarlia.

Saat ini, telah tiga tahun ia bekerja sebagai tukang jagal di Beef City, sebuah perusahaan pemotongan hewan di Queensland, Australia. Beef City merupakan perusahaan pemasok daging sapi halal ke negara-negara Islam. Termasuk Indonesia. Sebelumnya, sejak tahun 2006, ia telah bekerja di empat perusahaan pemotongan hewan di negeri kanguru itu.

Di tempatnya bekerja, Usman rata-rata menyembelih 546 ekor sapi per hari. Penyembelihan dilakukan secara manual. Jika dihitung dalam tiga tahun terakhir, seorang Usman telah menyembelih 3 juta ekor sapi.

Menyembelih sapi sebanyak itu, ayah tiga anak itu memiliki alat dan  trik tersendiri.  Salah satunya adalah mengandalkan pisau khusus.

‘’Ini pisaunya. Ukurannya macam-macam. Tapi saya suka yang kecil,’’ katanya sembari menunjukan dua pisau khusus miliknya yang melengkung.   Dua pisau dengan desain khusus itu, produk Jerman. Diantaranya merk Victorinox. Karena produksi khusus, dijamin sulit ditemui di tempat lain.

Salah satu pisau yang dimilikinya berukuran panjang 18 cm. Tapi ukuran pisau sembelih yang lebih bagus berukuran 14 cm. Walau ukuran kecil, tapi ampuh untuk menyembelih sapi ukuran jumbo dengan ukuran diameter leher rata-rata 80 cm.

‘’Kuncinya ada di pisau ini. Pisau harus tajam. Sekali kena, langsung selesai,’’ jelasnya. Agar ampuh menumbangkan sapi jenis heather foord, Brahman hingga black angis, setiap 40 ekor sembelih, wajib asah pisau.

‘’Ukuran ketajaman pisau yang baru diasah ditentukan dengan beberapa cara. Salah satunya memotong tisu. Sekali ayun, tisu harus terputus,’’ terang Usman yang salah seorang putranya menjadi anggota Angkatan Udara Australia itu.

Menyembelih hewan dalam jumlah yang banyak, ternyata bagi dia bukan mengandalkan tenaga atau kekuatan tangan. ‘’Yang diandalkan dan diutamakan itu pisau yang tajam,’’ kata dia menegaskan.
Kendati menyembelih sapi dalam jumlah yang sangat banyak, namun tak boleh asal-asalan. Sebab harus mememuhi syarat syariah. Diantaranya sapi tak boleh cacat. Bahkan sapi tak boleh teraniaya.

‘’Sembelih harus cepat agar hilangkan rasa sakit berlebihan pada sapi. Pisau selalu tersembunyi di sarung khusus sehingga tak dilihat oleh sapi,’’ kata pria yang mulai merantau ke Australia sejak tahun 1984 itu.

Sekali sembelih, sapi harus mati. Jika tak langsung mati, bisa saja penyembelihnya dikejar lalu diseruduk oleh sapi. ‘’Harus sekali sembelih langsung mati. Kalau sampai dua kali atau berlebihan menjadi tidak halal,’’  terang dia.

Cara inilah yang kini ditularkan di Malang. Ia mengajarkan enam warga di Malang tentang teknik menyembelih hewan kurban yang benar. Semuanya itu dilakukan secara gratis.

Hanya saja warga yang diajarinya belum sepenuhnya mengadopsi ilmu Usman. Warga masih terbiasa menggunakan pisau tardisional yang ukurannya lebih besar. ‘’Mungkin belum terbiasa. Padahal menggunakan pisau kecil lebih mudah,’’ kata dia.

Kendati ahli menyembelih sapi di Australia, ternyata Usman juga perlu menyesuaikan saat menyembelih hewan kurban di Malang. Pasalnya hewan yang disembelih di Malang biasanya dalam keadaan penuh terikat.
Hal ini tentu cukup sulit baginya. Sebab di Australia, sapi yang disembelih berada dalam tempat yang disiapkan secara khusus tanpa ikatan. Tempat khusus menyerupai kandang untuk ukuran seekor sapi.

‘’Karena itu saat menyembelih hewan kurban di Malang, saya biasanya melepas sebagian ikatan di bagian kepala. Kemudian langsung sekali ayun saja,’’ kata dia.

Setelah berada di Malang sejak Februari lalu, kini Usman juga mulai siap-siap kembali ke Australia. Rencananya November nanti ia harus kembali bekerja di negeri rantaunya. Tapi seperti tahun ini, pada saat bulan-bulan jelang Idul Adha, Usman akan kembali ke Malang. (vandri battu)

Sunday, August 2, 2015

Universitas tertua didunia Al Qarawiyyin dibuat oleh muslimah

Universitas TERTUA didunia dibuat 859M oleh PEREMPUAN muslim Fatima al-Fihri di Maroko.
Dan diapun seorg kulit hitam Afrika, bukan kulit putih.Namanya universitas Al Qarawiyyin, dan sampai sekarang universitas ini masih beroperasi sebagai lembaga pendidikan.

Sengaja kata "perempuan muslim" itu dikasih huruf kapital. Banyak yg buta sejarah tidak paham bhw Islam memberi seperangkat hak perempuan dalam hidup sejak awal Islam ada. Hak melakukan voting, menyatakan pendapat, hak dalam sistem pengadilan, hak dalam berdagang dan memiliki harta, hak mendapatkan pendidikan, hak bersosialisasi, hak dalam menjalankan agamanya. Seluruh paket "hak perempuan" memberi kesimbangan pada kewajibannya sebagai muslimah, dan hal sama juga berlaku buat pria.
Dibandingkan dengan Eropa dan Amerika yang baru meributkan hak perempuan di era 1800 dan awal 1900, buat kalangan muslim propaganda Barat atas hak perempuan muslim atau non muslim adalah "basi habis dan konyol".... alias "yaa ampun telaaat banget sih lu baru teriak hak perempuan karena Islam sudah menerapkannya sec serius sejak 1400 tahun lalu".
Banyak yang anti Islam berteriak teriak perempuan Islam memakai jilbab sebagai bentuk opresif, penindasan, dan juga soal lainnya. Sayangnya mereka belajar gak mau, buka buku gak mau, tapi sudah menyalahkan saja. Harusnya bersikap hati hati dan teliti mempelajari sejarah bahwa didunia ini tercatat antara kebudayaan Islam dan Eropa memajukan hak perempuan dalam hukum yg mengikat justru dilakukan oleh Islam 1400 tahun silam.
Moral cerita ini: belajarlah dulu faktanya, pelajari masalahnya dg sumber yang baik, baru kemudian bicara. Kecerdasan seseorg terkait dg komentarnya dan ketekunannya mau belajar

Islam empire of faith, kingdom of heaven

http://www.britannica.com/topic/Qarawiyin
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=871954&page=2
https://en.wikipedia.org/wiki/University_of_al-Qarawiyyin


Abbas Ibnu Firnas manusia pertama terbang dengan sayap mirip gantole

Abbas ibn Firnas (810–887), atau Abbas Abu al-Qasim ibn Firnas ibn Wirdas al-Takurini, adl manusia pertama yang terbang diangkasa memakai sayap mirip gantole. Dia aviator/ pilot pertama didunia. Namanya diabadikan sbg salah satu kawah dipermukaan bulan dijaman modern ini karena pencapaiannya. Dia adl saintis muslim yg terpesona dengan burung dan mencoba untuk terbang.
Abbas seorang polymath, penemu, fisikawan, engineer, musisi yang cakap, dan penyair. Lahir di Andalusia, dan menetap di Cordoba dibawah kalifah Ummayah.
Hasil kerja lain Abbas ibnu Firnas (nama eropanya= Armen Firman) adalah membuat jam air Al Maqata, membuat beberapa jenis kaca berwarna, menghasilkan gelas planisphere, membuat lensa koreksi untuk mata rabun. Dia juga membangun alat yang dapat memotong bebatuan keras shg membuat Andalusia (spanyol nama lainnya) bisa mengekspor batuan quartz ke Mesir. Penggemar batu akik dijaman modern ini harus mencium tangannya, karena urusan potong memotong batu salah satu penemu desain engineering alat ini adalah dia, hahaha.
Abbas juga membangun sebuah ruangan khusus yang membuat simulasi posisi bintang, awan, petir, badai dalam satu deretan mekanika pedulum spt metronome yang bergerak secara konstan per menit dengan suara ticking dan musik.
Mengesankan.
.
Tapi dari semua hasil karya ajaibnya, nama Abbas paling terkenal adl dia sukses terbang melayang diangkasa selama beberapa menit sampai sekian jauh dari titik start. Dia mengambil titik tertinggi disebuah
bukit, skt tahun 818, mengikat dirinya disayap spt gantole dan berdiri disaksikan oleh ratusan massa yang ikut melihat. Sejarah mencatat, dia diusia skt 70 tahunan sukses melayang layang dilangit dan membuat teriakan histeris gembira massa yang melihat kejadian aneh ini. Akhirnya, manusia sukses melayang terbang spt burung diangkasa.
Jika ada yang menyebut manusia pertama yang bisa terbang adalah Icarus, maka katakan bahwa itu salah, yang benar adalah Abbas ibn Firnas
.
"Mereka menjawab : Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang engkau ajarkan kepada kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana" ( AL BAQARAH 2 : 32 )
.
Islam empire of faith, kingdom of knowledge

#ramadhan

https://en.wikipedia.org/wiki/Abbas_ibn_Firnas
http://www.forgottenislamichistory.com/2013/11/abbas-ibn-firnas-worlds-first-pilot.html
http://thedailybeagle.net/2013/02/28/the-man-who-gave-us-wings/
http://www.muslimheritage.com/scholars/abbas-ibn-firnas

Tuesday, July 28, 2015

Al Bathani astronomer muslim yang mengkoreksi penanggalan matahari dalam setahun

1 tahun masehi itu sama dengan 365 hari, 5 jam, 46 menit dan 24 detik.

Hitungan astonomi dan matematika presisi diatas ini hasil dari ilmuwan muslim Al Bathani 850 - 923 M, atau nama aslinya Abū ʿAbdullāh Muḥammad ibn Jābir ibn Sinān ar-Raqqī al-Ḥarrani aṣ-Ṣabiʾ al-Battānī yg menghabiskan waktu kerjanya didekat Damaskus Suriah. Islam memakai kalender Hijriah (bulan), tapi Al Bathani itu juga yang mengkoreksi jumlah hitungan waktu dalam tahun Masehi (matahari). Al Battani mengkoreksi bbr kesalahan penghitungan masehi yg pernah terjadi sebelumnya. Kalender Matahari yg telah ada sebelumnya mempunyai beberapa versi,dan perhitungannya banyak yg salah, lalu Al Bathani mengkoreksinya supaya tepat.  Lucu juga kan padahal Islam tidak memakai kalendar matahari, tapi pakai penanggalan bulan.
Akurasi hitungan Al Bathani diakui oleh astronomer sesudah jaman dia dan dipakai sebagai rujukan ilmiah terukur, salah satunya adalah Copernicus yang dengan gentlemen mengakui bahwa dia memakai rumusan perhitungan dari Al Bathani. Copernicus kemudian dibuku buatannya series pertama (De Revolutionibus Orbium Coelestium, dan Opus Astronimicum) bahkan memasukan copy text hasil kerja Al Bathany masih memakai huruf arab (lihat video TC 04.00, ada buku hasil Copernicus), buku karya Copernicus ini masih tersimpan disalah satu observatorium dinegerinya sampai jaman ini. Spt kita tahu Copernicus kemudian memperkuat pendapat astronomer muslim bahwa bumi bukan pusat semesta, tapi bumi beredar mengelilingi matahari. Nasib Copernicus tidak baik, dia dicap menentang otoritas agama dinegaranya yg meyakini bumi sebagai pusat semesta. Efek dari penelitian Copernicus dicatat sejarah sebagai awal dari "revolusi sains didaratan Eropa menuju era modern".

Al Batani juga disebut sebagai : Bapak Trigonometri.
Dia menggunakan gagasan kolega terdahulunya matematikawan muslim al-Marwazi tentang "tangen" dalam mengembangkan persamaan-persamaan untuk menghitung "tangen cotangen" dan menyusun tabel perhitungan tangen (Al Bathani diubah namanya dalam Latin dikenal sebagai Albategnius, Albategni atau Albatenius. Org eropa mmg terkenal suka merubah nama seenaknya kan)
Islam bisa disebut agama yang sangat ketat mengatur waktu dalam ibadah dan hidup setiap hari, setiap tahun. Presisi hitungan ini adalah keharusan dan tidak bisa diabaikan. Karena itu saintis matematika dan atronomi banyak lahir dari kalangan muslim.

Kalian yg hari ini sibuk dengan pekerjaan dan jadwal rapat dari hari kehari, janji meeting dll harus mengucapkan terimakasih pada Al Bathani karena dialah yg membuat perhitungan tepat waktu dalam setahunnya. Kita muslim harus berterimakasih pada dia, karena dia tms matematikawan dan ahli falaq (astronomi) dimasa awal Islam yang membuat perhitungan waktu yg sangat presisi mengatur jam hidup setiap hari sampai setahun. Dasar pemikiran saintis muslim inilah yang membuat dunia berdetak dalam waktu yang tepat, bahkan sampai era jam atom dimasa kini juga bersandar dari perhitungan kuno 1000 tahun lalu.

Islam empire of faith, kingdom of knowledge
#ramadhan

http://www.famousscientists.org/al-battani/
https://en.wikipedia.org/wiki/Al-Battani
http://imaginecosmos.com/2012/07/01/early-astronomy-history-timeline/




Pedagang Antik dan Barang Jadoel

10 Tahun Dagang Online

10 Tahun Dagang Online

Join Grup Pemancing Fesbuk "Pasarikan", klik foto banner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...